LOMBOK TENGAH | Lombok Fokus — Sirkuit Pertamina Mandalika International Circuit menjadi saksi kecepatan luar biasa Raul Fernandez. Pembalap Trackhouse MotoGP Team itu tampil dominan pada sesi Practice MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Jumat (9/10), sekaligus mencatatkan rekor lap baru di sirkuit kebanggaan Indonesia tersebut.
Fernandez mengakhiri sesi dengan torehan waktu tercepat 1 menit 28,725 detik. Catatan tersebut bukan sekadar mengantarkannya ke puncak klasemen Practice, tetapi juga mematahkan rekor lap sebelumnya yang dipegang Marco Bezzecchi saat kualifikasi musim lalu.
Pembalap asal Spanyol itu mempertajam rekor Bezzecchi hingga 0,107 detik. Penampilannya semakin istimewa karena Fernandez menjadi pembalap pertama yang menembus batas waktu satu menit 29 detik, sebelum kembali mencetak waktu di bawah satu menit 29 detik dan mengukuhkan rekor baru.
Dominasi Aprilia tidak berhenti pada Fernandez. Bezzecchi yang membela Aprilia Racing mengamankan posisi kedua dengan selisih 0,219 detik dari rekan senegaranya tersebut.
Jorge Martin melengkapi kejayaan pabrikan asal Noale, Italia, itu setelah menempati posisi ketiga dengan waktu 1 menit 29,206 detik. Hasil ini memastikan Aprilia menguasai tiga posisi teratas sekaligus mengirim sinyal kuat kepada para pesaingnya menjelang rangkaian balapan akhir pekan.
Martin, yang memimpin klasemen kejuaraan, menunjukkan bahwa kecepatan Aprilia tidak hanya bertumpu pada Fernandez. Performa tiga pembalap teratas tersebut menjadi gambaran kuatnya daya saing motor RS-GP26 di lintasan Mandalika.
Di tengah dominasi Aprilia, Pedro Acosta menjadi salah satu pembalap yang mampu memberikan perlawanan. Rider Red Bull KTM Factory Racing itu kembali menempati posisi keempat, mengulang hasil yang diraihnya pada sesi FP1.
Acosta berhasil mengungguli juara dunia bertahan Marc Marquez. Pembalap Ducati Lenovo Team tersebut harus puas berada di posisi kelima, tertinggal 0,701 detik dari Fernandez. Hasil itu menempatkan Marquez dua tingkat di bawah rival utamanya, Martin.
Sementara itu, Fabio Di Giannantonio menjadi pembalap Ducati berikutnya yang mampu menembus kelompok enam besar. Rider Pertamina Enduro VR46 Racing Team tersebut menempati posisi keenam, mengungguli Fabio Quartararo dari Monster Energy Yamaha MotoGP Team.
Quartararo sebenarnya sempat mengalami kecelakaan di Tikungan 8. Namun, juara dunia MotoGP 2021 itu mampu melanjutkan sesi dengan motor keduanya dan mengakhiri Practice di posisi ketujuh. Hasil tersebut cukup untuk mengamankan tempat di Q2.
Kecelakaan juga dialami Alex Marquez menjelang akhir sesi. Meski demikian, pembalap BK8 Gresini Racing MotoGP itu masih mampu mencatatkan waktu yang membawanya ke posisi kedelapan, di depan Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia yang masing-masing menempati urutan kesembilan dan kesepuluh.
Nasib kurang beruntung dialami Fermin Aldeguer. Setelah terjatuh pada FP1, pembalap Gresini Racing itu kembali mengalami dua kecelakaan. Meski kondisinya dilaporkan baik-baik saja, ia harus memulai perjuangan dari Q1, bersama rookie Diogo Moreira dan Enea Bastianini yang juga mengalami kecelakaan.
Persaingan di Mandalika akan berlanjut pada Sabtu (10/10). Sesi FP2 dijadwalkan berlangsung pukul 09.10 WIB, sebelum para pembalap menjalani kualifikasi mulai pukul 09.50 WIB.
Dengan rekor lap baru di tangan Fernandez dan dominasi tiga besar yang dikuasai Aprilia, perhatian kini tertuju pada kemampuan para rival untuk mematahkan keunggulan tersebut. Mandalika pun berpotensi menghadirkan pertarungan sengit saat perebutan posisi start dimulai.















