Lombok Tengah | Lombok Fokus – Usai pelaksanaan Pilkada Serentak pada 27 November 2024, masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) diingatkan untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memperkuat persatuan di tengah perbedaan pilihan politik.
Ketua Lombok Tengah Maju (LTM), Nasrullah, dalam keterangannya, Senin (23/12), mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan kedewasaan dalam berdemokrasi. “Setelah memberikan hak suara, masyarakat harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan demi kemajuan daerah,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya bijak dalam mengelola informasi di era digital. “Jangan langsung percaya informasi yang beredar di media sosial. Saring sebelum sharing, agar tidak termakan hoaks yang bisa memecah belah,” tegasnya.
Nasrullah meminta agar pendukung pasangan calon (paslon) yang belum berhasil menerima hasil dengan lapang dada. “Pendukung paslon yang kalah harus legowo, sementara pendukung yang menang sebaiknya tidak berlebihan dalam merayakan kemenangan,” imbuhnya.
Menurutnya, siapa pun yang terpilih adalah yang terbaik dan telah menjadi kehendak Allah SWT. “Harapan kita semua, pemimpin terpilih dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat NTB,” tambahnya.
Nasrullah juga mengingatkan kelompok-kelompok tertentu yang masih skeptis terhadap demokrasi untuk merefleksikan pandangan mereka. “Demokrasi bukan ancaman, tetapi sarana untuk menjaga persatuan dan eksistensi negara,” katanya.
Ia menegaskan, momen pasca Pilkada kerap menjadi fase rawan konflik akibat ketidakpuasan atau provokasi oleh pihak tertentu. Namun, ia berharap masyarakat dapat menjadikan momen ini sebagai ajang mempererat persaudaraan.
“Jangan mudah terprovokasi oleh pihak yang ingin merusak kesatuan. Mari saling menjaga dan mengutamakan kesejahteraan bersama,” tutupnya.
Dengan semakin masifnya peredaran informasi di era digital, Nasrullah mengajak masyarakat NTB untuk lebih cerdas dalam menyikapi berita. “Hoaks dan provokasi adalah ancaman nyata di era ini. Mari kita jaga harmoni dengan bijak dalam bermedia sosial,” ujarnya.
Pasca Pilkada Serentak 2024 menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas dan membangun NTB yang lebih maju. “Intinya, tetap jaga kesantunan dan kebersamaan sebagai wujud cinta pada NKRI,” tutup Nasrullah.





