Scroll untuk baca artikel
ArtikelBeritaDaerah

Warga Berebut Ingin Adopsi Bayi yang Dibuang, Dinsos Lombok Tengah Jelaskan Prosedurnya

×

Warga Berebut Ingin Adopsi Bayi yang Dibuang, Dinsos Lombok Tengah Jelaskan Prosedurnya

Share this article

 

Lombok Tengah | Lombok Fokus – Penemuan bayi perempuan di belakang SMAN 4 Praya, tepatnya di Tiwu Lekong, Kelurahan Prapen, Kecamatan Praya, Jumat (8/11), membuat warga geger. Bayi malang itu ditemukan dalam kardus, dibungkus selendang, di sebuah berugaq (pos kamling).

IKLAN
Example 120x600

 

Tiga warga yang menemukan langsung mengevakuasi bayi tersebut ke Puskesmas Praya untuk mendapatkan perawatan medis. Beruntung, kondisi sang bayi kini stabil dan sehat.

 

Tak lama setelah videonya beredar di Facebook, ratusan komentar membanjiri unggahan warga. Banyak netizen menyampaikan keprihatinan sekaligus keinginan untuk mengadopsi bayi mungil itu.

 

Menanggapi ramainya permintaan adopsi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah, Masnun, menegaskan bahwa adopsi tidak bisa dilakukan secara langsung, tetapi harus melalui prosedur resmi.

 

“Prosedurnya, masyarakat mengajukan diri ke Dinas Sosial sebagai Calon Orang Tua Asuh (COTA). Kami buatkan rekomendasi untuk diteruskan ke tempat penitipan anak. Bayi yang ditemukan itu sudah kami serahkan ke Sentra Paramita Mataram dan kini tercatat sebagai anak negara,” jelasnya, Minggu (9/11).

 

 

Ia menambahkan, calon orang tua asuh nantinya akan menjalani asesmen dan wawancara oleh tim dari Sentra Paramita. Proses ini melibatkan pemeriksaan latar belakang, kondisi psikologis, hingga masukan dari tokoh masyarakat sekitar calon pengadopsi.

 

“Prosesnya bisa tiga sampai empat bulan, baru bisa dilakukan serah terima bayi di Sentra Paramita. Semua kewenangan ada di sana,” ujarnya.

 

Masnun juga mengimbau warga yang benar-benar serius ingin mengadopsi agar datang langsung ke kantor Dinas Sosial Lombok Tengah, di mana pekerja sosial (Peksos) akan memberikan penjelasan lebih rinci terkait dokumen dan tahapan yang harus dilengkapi.

 

Sementara itu, aparat kepolisian masih menyelidiki siapa orang tua yang tega meninggalkan bayi tersebut di belakang sekolah.

Example 120x600
Example 120x600