Verification: 27a3a887773ff714

Terang Menerang Hingga Ke Puncak Bukit

  • Bagikan
Sabolah
Terang Menerang Hingga Ke Puncak Bukit
Masyarakat Dusun terpencil di Kabupaten Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat ini, kini tak lagi hidup dalam kegelapan karena tak ada listrik.Melalui Bantuan listrik bertenaga surya, suasana malam hari di Dusun Serero, Dusun Loang Batu Utara, Loang Batu Selatan dan Dusun Lebah Suren Desa Sekotong Tengah Kecamatan Sekotong, tak ubahnya seperti  di kota.

Suasana rumah penduduk yang dulunya menggunakan lampu teplok berbahan minyak tanah,kini sudah berganti menjadi lampu listrik.

BANK NTB Syariah
Sejak tahun 2013 hingga  tahun 2014, melalui bantuan dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) RI.Warga di empat dusun yang sudah hampir 30 tahun tak mengenal lampu listrik tersebut, kini berbinar cahaya terang menderang di rumahnya, hingga jalan-jalan di sepanjang dusun  terpencil ini.

3 Unit PLTS Komunal dan Ratusan PLTS Individu di berikan Kementrian ESDM RI kepada warga.

Empat dusun tersebut memang letak geografisnya berada di daerah perbukitan Desa Sekotong Tengah.Berjarak tempuh sekitar 10 Kilometer dari pusat kecamatan.

Jalan yang terjal  berbatu,serta rumah-rumah penduduk yang cukup berjauhan. Semua itu barangkali menjadi alasan pemerintah, dalam hal ini Kementerian ESDM, menjadikan dusun dusun tersebut tepat untuk di berikan bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal dan PLTS Individu.

PLTS sentralisasi/Terpusat pada dasarnya adalah SHS ( Solar Home System ) Yang di desain berskala besar sebagai alternative penyediaan sumber listrik yang praktis dan fleksibel untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga,penerangan dan komputer.PLTS terpusat juga di peruntukkan bagi daerah yang belum terjangkau jaringan listrik PLN di daerah-daerah terpencil seluruh Indonesia.
Salah satu daerah di Indonesia yang mendapatkan bantuan PLTS Komunal tersebut adalah Desa Sekotong Tengah Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat.Dengan Jumlah penduduk sebanyak 9.155 jiwa pada tahun 2018,di huni oleh 2,225 KK,dan terdiri dari 18 Dusun.Di antara 18 Dusun tersebut terdapat 8 Dusun berada di daerah perbukitan, dan 10 diantaranya berada di dataran rendah.
Adapaun penerima manfaat dan menikmati bantuan dari Kementerian ESDM RI tersebut yakni  109 KK di Dusun Lebah Suren dengan 85 % menggunakan PLTS Terpusat dan 15 % menggunakan PLTS Individu.Di Dusun Serero, terdapat 130 KK, 95 % menggunakan listrik PLTS terpusat,s 5 % menggunakan PLTS Individu.
READ  Masyarakat Desa Jembatan Kembar Terima BLT DD 600, Kades : Tidak Ada Potongan

Sementara di Dusun Loang Batu Selatan diantara 112 KK,98 % Warga menggunakan PLTS Terpusat dan 2 % memakai PLTS Individu.Sementara itu di Dusun Tetangganya Loang Batu Selatan hampir 100% warganya menggunakan PLTS Terpusat,Dengan jumlah KK 126 KK.

Mata pencaharian sebagaian warga di empat dusun tersebut adalah petani dan peternak. Hal tersebut sebagaimana tercatat di profil desa sekotong tengah pada tahun 2017.

Masih adanya warga yang menggunakan PLTS individu di sebabkan oleh adanya warga yang memilih bertempat tinggal jauh dari pemukiman warga  sambil menunggu tanaman pertaniannya.
Dengan telah meratanya kebutuhan akan lampu penerangan bagi warga Desa Sekotong Tengah melalui bantuan PLTS Komunal dari Kementerian ESDM tersebut,Desa tertua di Kecamatan Sekotong ini,Pada Tahun 2016, telah di tetapkan sebagai Desa Mandiri Energi Oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
Sedangkan  tersedianya akses akan kebutuhan energi di daerah -daerah pelosok terpencil negeri ini,telah menjadi catatan akan keberhasilan kinerja pemerintah Republik Indonesia dalam mewujudkan energi berkeadilan bagi rakyat,melalui pembangunan infrastruktur sektor ESDM.Artinya pemerintah RI telah menjalankan komitmen untuk menjalankan amantkan  UUD 1945 Pasal 33,yakni energi harus digunakan untuk sebesar-besarnya kemaslahatan rakyat,b dan Negara.
Atas capaian akses penerangan yang merata bagi seluruh Warga Desa Sekotong Tengah itu pula,telah mampu mencatatkan keberhasilan pembangunan di Desa Sekotong Tengah.Di mana pada tahun 2016,Desa Sekotong Tengah sebagai Desa Tertinggal,kemudian pada tahun 2018 menjadi Desa Berkembang,sementara berdasarkan catatan Indeks Desa Membangun (IDM) yang di laporkan oleh Pendamping Lokal Desa (PLD) kecamatan Sekotong,Desa yang akan merayakan hari jadinya yang ke-55 Tahun pada tanggal 17 Juli 2019 ini,tercatat sebagai Desa Maju di Lombok Barat.
www.lombokfokus.com

Facebook

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Subscribe for notification
Refleksi HANI, Wartiah dan Rumah Aspirasi Gelar Loma Video Kreatif Mantan Wakil Gubernur NTB Wafat Aksi Joget Tiktok di Lombok Viral