Scroll untuk baca artikel

Sopir Grab Berurusan dengan Polisi Gegara iPhone 14

×

Sopir Grab Berurusan dengan Polisi Gegara iPhone 14

Share this article

LombokFokus|Mataram – Nasib apes menimpa seorang sopir Grab Online inisial MS (40), warga Lombok Tengah. Bukannya pulang membawa rezeki halal, MS justru harus berurusan dengan polisi gegara diduga menyimpan iPhone 14 milik penumpangnya yang tertinggal di dalam mobil. Kini, kasusnya tengah ditangani Tim Resmob Satreskrim Polresta Mataram.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis, 5 Juni 2025. Berdasarkan keterangan Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Regi Halili, S.Tr.K., S.I.K., korban saat itu memesan layanan Grab dari Lombok Epicentrum Mall (LEM) menuju kos-kosan di wilayah Cakranegara, Kota Mataram.

IKLAN
Example 120x600

“Begitu sampai di tujuan, korban turun tanpa sadar bahwa handphone-nya, jenis iPhone 14, tertinggal di dalam mobil. Saat perjalanan, HP itu diletakkan di atas pahanya,” jelas AKP Regi, Kamis (26/06/2025).

Baru beberapa menit setelah turun, korban panik saat menyadari HP-nya hilang. Ia langsung mencoba menelepon nomor tersebut menggunakan ponsel temannya, namun sudah tidak aktif—kemungkinan besar kartunya dilepas atau HP sengaja dimatikan.

Korban lalu mencoba menghubungi MS lewat aplikasi Grab. Sambungan sempat terjalin, tapi MS mengaku tidak menemukan HP di mobilnya. Karena merasa ada yang janggal, korban pun melapor ke polisi.

Tim Resmob langsung bergerak melakukan penyelidikan, dan MS akhirnya berhasil diamankan. Dalam pemeriksaan awal, MS sempat mengelak. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ia mengakui menyimpan HP tersebut di rumahnya dan memang berniat untuk memilikinya.

“Petugas lalu mendampingi MS ke rumahnya dan menemukan iPhone 14 milik korban. Barang bukti kini sudah diamankan,” lanjut AKP Regi.

Atas perbuatannya, MS dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Kasus ini menjadi pengingat bagi semua pihak, baik pengguna maupun penyedia layanan transportasi online, jika kejujuran dan tanggung jawab jadi fondasi kepercayaan dalam layanan publik. Jangan sampai tergiur sesaat, karena akibatnya dapat sangat panjang.(djr)

Example 120x600
Example 120x600