Scroll untuk baca artikel

SMKN 2 Selong Siapkan Siswa Lanjut Kuliah Hingga Langsung Kerja

×

SMKN 2 Selong Siapkan Siswa Lanjut Kuliah Hingga Langsung Kerja

Share this article

LombokFokus|Lotim – Sebelum resmi lulus, siswa kelas XII di SMKN 2 Selong telah dipersiapkan bisa langsung terjun ke dunia kerja. Melalui program Bursa Kerja Khusus (BKK), sekolah secara rutin mengadakan job fair sebagai jembatan antara siswa dan industri. Tak hanya itu, para lulusan juga didorong untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau merintis usaha sendiri (wirausaha).

Kepala SMKN 2 Selong, H. Sahlan, S.Pd, M.Pd, mengungkapkan jika dari hasil tracer study tahun ajaran 2023/2024, sebanyak 93,4 persen lulusan telah terpantau dengan berbagai pilihan karier.

IKLAN
Example 120x600

“Dari 452 lulusan, sebanyak 32 persen atau 144 orang sudah bekerja, 30 persen atau 135 orang melanjutkan kuliah, 20 persen atau 90 orang berwirausaha, 5 persen atau 22 orang masih mencari kerja, 3 persen atau 14 orang mengurus rumah tangga, dan 10 persen atau 45 orang menjalani aktivitas lainnya,” jelas Sahlan, Sabtu (8/2/2025).

Menariknya, lanjut Sahlan, ada lulusan yang memilih untuk bekerja sambil kuliah, menunjukkan semangat mereka dalam mengembangkan diri. Menyadari besarnya minat siswa langsung terjun ke dunia kerja dan berwirausaha, pihak sekolah terus berupaya meningkatkan kompetensi mereka melalui berbagai program.

“Kami menghadirkan guru tamu atau praktisi industri, mengadakan magang, kunjungan industri, pelatihan berbasis industri, serta menggelar job fair secara rutin. Semua ini demi memastikan lulusan SMKN 2 Selong siap menghadapi dunia kerja,” tutur Sahlan.

Ia juga menegaskan jika pihak sekolah berkomitmen meningkatkan jumlah lulusan, yang langsung terserap di dunia kerja. Saat ini, 32 persen lulusan telah bekerja dan ke depan sekolah akan memperluas kerjasama dengan lebih banyak perusahaan, untuk membuka peluang yang lebih besar.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, H. Aidy Furqan, M.Pd, turut mengapresiasi pencapaian SMKN 2 Selong itu.

“Kami sangat mengapresiasi upaya SMKN 2 Selong, yang berhasil menempatkan 32 persen lulusannya ke dunia kerja. Ini membuktikan bahwa pendidikan vokasi semakin relevan dengan kebutuhan industri,” ujarnya.

Ia menambahkan jika kerjasama erat antara SMK dan dunia usaha serta dunia industri (DUDI), menjadi kunci keberhasilan dalam mencetak lulusan yang siap bersaing.

“Karena itu, Pemprov NTB terus mendorong SMK, untuk menjalin lebih banyak kemitraan dengan berbagai sektor industri,” ucapnya.

Dengan berbagai program yang telah diterapkan, SMKN 2 Selong semakin menunjukkan perannya sebagai sekolah vokasi, yang tidak hanya mencetak lulusan berkualitas, tetapi juga mampu mengantarkan mereka menuju masa depan yang lebih cerah.(fit)

Example 120x600
Example 120x600