Scroll untuk baca artikel

Simulasi Pemilihan Umum Kota Mataram, Ini Penilaian Bawaslu Kota Mataram

×

Simulasi Pemilihan Umum Kota Mataram, Ini Penilaian Bawaslu Kota Mataram

Share this article
Simulasi Pemungutan Suara oleh KPU Mataram diawasi Bawaslu Kota Mataram. (Humas Bawaslu)


MATARAM
 | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mataram menggelar simulasi pemungutan suara untuk pemilihan calon walikota dan calon wakil walikota Mataram.

Tepat pada hari Sabtu (21/11/2020) pukul 07.00 Wita s.d 16.00 Wita bertempat di Lapangan Umum Abian Tubuh Baru, Kecamatan Sandubaya KPU Kota Mataram melaksanakan Simulasi Pemungutan Suara, pada kegiatan simulasi ini dilaksanakan di TPS 3 Kelurahan Abian Tubuh Baru.

IKLAN
Example 120x600

Bawaslu Mataram melalui press relise yang dikirim ke media ini, Bawaslu menilai ada sembilan hasil pengawasan Bawaslu Kota Mataram

Adapun hasil – hasil pengawasan Bawaslu Kota Mataram adalah sebagai berikut :

1. Pengaturan Waktu Memilih yang memasuki TPS masih belum teratur dengan rapi.

2. Tidak ada simulasi terhadap ketahanan tinta ketika telah disemprot dengan handsanitizer.

3. Belum dilakukannya simulasi terhadap pemilih disabilitas, meskipun TPS yang digunakan saat simulasi telah dipandang ramah disabilitas.

4. Pada saat simulasi ini masih terlihat bahwa KPPS belum mampu mengatur cara kerja pada saat proses input kedalam SIREKAP, membuat salinan dan memasukan Kembali surat suara kedalam sampul.

5. Setiap KPPS harus memiliki perangkat yang memenuhi standar, dan tidak dapat dijamin bahwa nantinya seluruh KPPS di seluruh TPS akan memiliki perangkat yang memenuhi standar.

6. Pada proses Rekapitulasi, Petugas keamanan belum berperan aktif dalam memastikan tidak terjadinya banyak kerumunan di TPS.

7. KPPS pada saat simulasi terlihat belum paham secara menyeluruh dalam mengoperasikan system SIREKAP, serta kurang pemahaman mengenai proses akhir pemungutan dan rekapitulasi terlihat dari KPPS yang lupa memasukkan seluruh surat suara yang telah di amplopkan ke dalam kotak suara.

8. Penyelenggara Pemilu/Pemilihan serta Peserta Pemilu/Pemilihan perlu melakukan sosialisasi Kembali terhadap Pendidikan Politik pemilih di Kota Mataram, hal ini dapat dilihat dari proses simulasi berlangsung bahwa dari 451 pemilih yang terdapat dalam DPT TPS tersebut, yang dapat menggunakan hak pilihnya hanya 331 pemilih padahal proses kedatangan para pemilih pada simulasi ini telah diberikan biaya transport oleh KPU.

9. KPU Kota Mataram belum memberikan simulasi terhadap pemilih yang berstatus Positif Covid-19, ODP (Orang Dalam Pengawasan) dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan).

Pada prinsipnya seluruh kegiatan simulasi berjalan dengan baik, hal-hal diatas menjadi bahan evaluasi kita semua untuk penyelenggaraan secara real pemungutan suara pemilihan walikota dan wakil walikota Mataram Tahun 2020 yang akan diselenggarakan pada 09 Desember 2020.

www.lombokfokus.com
Example 120x600
Example 120x600