Scroll untuk baca artikel

Ratusan Warga Gelar Aksi Tolak PT TCN di Gili Meno

×

Ratusan Warga Gelar Aksi Tolak PT TCN di Gili Meno

Share this article

Lombok Fokus|Lotara – Ratusan warga Dusun Gili Meno, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Kamis (10/10/2024) sore, menggelar aksi demonstrasi menolak kehadiran PT Tiara Cipta Nirwana (TCN). Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes atas kerusakan lingkungan, yang diduga akibat aktivitas perusahaan tersebut. Massa aksi berkumpul di area instalasi milik PT TCN, yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Hery, salah satu warga yang turut dalam aksi tersebut, menegaskan jika kehadiran PT TCN di Gili Meno hanya akan memperparah kerusakan lingkungan, seperti yang terjadi di Gili Trawangan.

IKLAN
Example 120x600

“Jika PT TCN masuk ke Meno, pulau ini akan rusak. Kami meminta pemerintah, melalui PDAM Dayan Gunung, untuk segera memasang instalasi pipa dari darat, seperti di Gili Air. Kami juga berharap kasus PT TCN segera dituntaskan oleh KPK,” ungkapnya.

Aksi itu juga sebagai respons warga, terhadap lambannya proses instalasi air bersih di pulau tersebut. Dimana Gili Meno yang terkenal sebagai destinasi wisata, kini menghadapi krisis air yang semakin parah. Bahkan, beberapa ternak warga mati karena kekurangan air.

“Kami sudah darurat air bersih. Jika ini dibiarkan, kami yang akan mati, bukan hanya ternak,” kata Hery.

Selain masalah air, warga juga menyuarakan kekhawatiran tentang pencemaran lingkungan yang dilakukan PT TCN. Diketahui, hingga saat ini upaya perbaikan yang dijanjikan perusahaan, seperti pembersihan lumpur pencemar belum terealisasi. Hery dan warga mendukung penuh KPK untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) NTB, Amri Nuryadi, yang memimpin aksi dalam orasinya menekankan jika warga Gili Meno, berhak atas air bersih tanpa harus mengorbankan lingkungan.

“Pemasangan spanduk penolakan ini menunjukkan bahwa warga menuntut hak atas air bersih, namun bukan dengan cara yang merusak lingkungan dan destinasi wisata,” kata Amri.

Dengan hadirnya KPK di Gili Meno, warga berharap ada tindakan cepat untuk mengatasi masalah yang ada, sehingga pariwisata dan lingkungan dapat diselamatkan.(iko)

Example 120x600
Example 120x600