Mataram, Lombok Fokus – Puluhan Ojek Online (Ojol) di Kota Mataram menggelar aksi damai didepan kantor Gubernur NTB, Senin (19/7).
Aksi damai ojol ini menolak diperpanjangnya PPKM Darurat. Menurut mereka perpanjangan PPKM Darurat yang diberlakukan di Kota Mataram, sangat berpengaruh terhadap penghasilan mereka.
Koordinator aksi Ojol Lombok Budi Suseno mengatakan, sejak PPKM Darurat diberlakukan, penghasilan mereka turun sekitar 70 persen. Disamping jumlah penumpang yang turun, pengemudi Ojol juga tidak leluasa bergerak lantaran adanya penyekatan di sejumlah titik.
“Hampir 70 persen turunnya, Sekarang perhari saya dapat 30 ribu, 40 ribu dari sebelumnya sekitar 200 ribu. Jadi mohon lah kebijakan pemerintah untuk mengkaji ulang terkait PPKM yang diberlakukan di Mataram dan NTB umumnya,” katanya.
Aksi puluhan pengemudi Ojol Mataram berlansung lancar. Namun tidak ada perwakilan pemprov NTB yang menemui aksi mereka di lokasi unjuk rasa.





