Scroll untuk baca artikel
BeritaDaerahHukum & Kriminal

Polsek Prabarda Buru Tujuh Pelaku Curas Sadis di Ranggagata, Petani 51 Tahun Luka Serius Ditebas Parang

×

Polsek Prabarda Buru Tujuh Pelaku Curas Sadis di Ranggagata, Petani 51 Tahun Luka Serius Ditebas Parang

Share this article

 

Lombok Tengah | Lombok fokus – Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) terjadi di Desa Ranggagata, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (2/3). Seorang petani perempuan bernama Kirah (51) mengalami luka serius setelah ditebas senjata tajam oleh sekelompok pelaku yang diduga berjumlah tujuh orang.

IKLAN
Example 120x600

 

Kapolsek Praya Barat Daya, IPDA Aswin Anggara, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut korban mengalami luka di bagian kepala, wajah, dan lengan kanan akibat serangan pelaku.

 

“Korban mengalami luka serius di kepala dan lengan akibat senjata tajam yang digunakan salah satu pelaku,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Selasa.

 

Peristiwa mencekam itu bermula ketika korban baru saja selesai melaksanakan salat. Tiba-tiba ia mendengar teriakan anaknya dari dalam kamar. Saat hendak menghampiri, sejumlah pelaku langsung masuk dan mengancam korban sambil meminta uang serta emas.

 

Korban sempat berteriak meminta pertolongan warga. Namun, salah satu pelaku langsung memukul wajah korban dan menebas kepala serta lengannya menggunakan parang.

 

Dalam kondisi terluka dan ketakutan, korban akhirnya menyerahkan kalung emas imitasi yang tersimpan di lemari kamar dengan harapan para pelaku segera pergi.

 

Dari keterangan korban, para pelaku diperkirakan berjumlah sekitar tujuh orang dan membawa senjata tajam jenis parang. Setelah melukai korban dan merusak telepon genggam miliknya, para pelaku melarikan diri melalui bagian belakang rumah.

 

Polisi menduga aksi tersebut telah direncanakan. Pasalnya, rumah korban diketahui relatif sepi. Suami korban sedang bekerja di luar negeri sehingga korban hanya tinggal bersama anaknya.

 

“Saat ini kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan sejumlah saksi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” tegas Kapolsek.

 

Hingga kini, jajaran Polsek Praya Barat Daya masih melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku. Aparat juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari.

 

“Kami mengimbau warga agar segera melaporkan apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan kejadian ini,” tutupnya.

 

Peristiwa ini menambah daftar kasus kejahatan dengan kekerasan di wilayah Lombok Tengah dan menjadi pengingat pentingnya keamanan lingkungan serta solidaritas antarwarga dalam mencegah tindak kriminalitas.

Example 120x600
Example 120x600