google-site-verification=mNbK5priajcJNdqSMFETfr0zURnqarSSZmu1zHiHDpU Verification: 27a3a887773ff714

Peluang Jokowi-Amin Menang untuk Wilayah NTB di Atas 50%

  • Bagikan

Dalam pertarungan pilpres 2014, Jokowi muncul sebagai sosok baru di panggung pilpres. Jokowi dan JK didukung dengan beberapa partai Dengan Kolasisi yang terdiri dari partai PDI-P, PKB, NASDEM, HANURA, PKP-I yang bernama koalisi Indonesia Hebat . rabowo-Hatta  yang terdiri dari PPP, GERINDA, GOLKAR, DEMOKRAT, PAN, PKS, dan PBB koalisi bernama Koalisi Merah Putih (KMP).
Pasangan Jokowi – JK mampu memenangkan pilpres dengan perolehan suara Jokowi-JK: 70.997.851 (53,15 persen) sedangkan pasanganPrabowo-Hatta: 62.576.444 (46,85 persen). Hasil rekapitulasi KPU pada Pilpres 2014 di Provinsi Nusa Tenggara Barat, pasangan Jokowi-JK  mendapatkan 701.238(27,55%) dan pasangan Prabowo-hatta mendapakan 1.844,175(72,455).
Saat itu Prabowo-Hatta didukung oleh Tuan Guru Bajang (TGB) yang menjabat sebagai Gubernur Nusa Tenggara Barat sehingga tidak heran jika Prabowo-Hatta menang di Nusa Tenggara Barat. Dengan mesin partai besar yang begitu banyak yang ikut mensukseskan prabowo di NTB.
Selama priode pemerintahan Jokowi-JK, Nusa Tenggara Barat sudah didatangi 13 kali, membangun banyak Infrastruktur untuk menunjang kemajuan Daerah Nusa Tenggara Barat.
Selain itu juga, Jokowi telah memberikan kado kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat yakni dengan diberikannya gelar Pahlawan kepada  Maulana Syeh Muhammad Zainuddin Abdul Majid. Walaupun pada saat itu Tuan Guru Bajang (TGB) masih menjadi Kader Partai Demokrat, dan Jokowi dinilai bisa menyatukan perpecahan NW Anjani dan NW Pancor.
Pada saat Lombok dilanda Bencana Gempa  Bumi dan ada Moment Asean Games presiden Jokowi rela menonton penutupan Asean Games dilokasi pengungsian korban gempa bumi, hal ini menjadi citra baik Presiden Jokowi di mata masyarakat Nusa Tenggara Barat.
Pada moment Pilpres 2019, Jokowi berpasangan dengan Kiyai sepuh Nahdlatul Ulama yakni Kiyai Ma’ruf Amin menjadikan pasangan Capres-cawapres ini semakin kuat yang mendapat dukungan dari kalangan mayoritas dan minoritas.

READ  Buruh Migran dan Hak Politik di Musim Pilkada

Pasangan Jokowi-Amin yang didukung banyak partai besar menjadi peluang untuk Jokowi Dua Priode Lagi, Banyak partai yang bergabung untuk mengusung pasangan Jokow-Amin pada Pilpres 2019 seperti PDIP, PKB, GOLKAR, PPP, NASDEM, PBB, PERINDO, PKP-I, HANURA, PSI. sedangkan pasangan Prabowo Sandi didukung Oleh  Partai GERINDA,PKS,PAN,DEMOKRAT, BERKARYA.
Di Nusa Tenggara Barat Jokowi-Amin mendapatakan banyak dukungan dari tokoh dan ormas keislaman seperti NU, NW Anjani, NW Pancor dan Yatofa. Roda dukungan pilpres 2014 berubah pada pilpres 2019 ini.
Apakah pada pikpres 2019 ini akan mengulang perolehan suara Jokowi waktu pilpres 2014 di NTB..? saya kira tidak, karena beberpa ormas besar dan tokoh sudah berubah haluan ke pasangan Jokowi-Amin.

Mengamati saat Prabowo datang kampanye di Lapangan Karangpula Mataram sangat ramai, namun ketika Kiyai Ma’ruf datang ke beberapa titik lokasi kampanye, dukungan Jokowi-Amin .

Kemungkinan besar pada pilpres 2019, Pasangan JOkowi_Amin akan mendapaakan perolehan suara diatas 50% untuk wilayah Nusa Tenggara Barat.

Oleh :
Rizki Ajhelis (Ketua HMJ Pemikiran Politik Islam UIN Mataram)

www.lombokfokus.com
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Berlangganan    Yes No thanks