Mataram, Lombok Fokus – Badan Penghubung Daerah Provinsi NTB dalam rapat Optimalisasi PAD di Aula Bappenda Provinsi NTB, 10 dan 11 Juni 2021, melaporkan target realisasi pendapatan tahun 2021 per bulan Mei 2021 tidak terpenuhi. Tidak tercapainya target tersebut dikarenakan tingkat kunjungan tamu yang menginap sangat jauh berkurang dari tahun sebelumnya.Tercatat pendapatan dari Wisma NTB hingga bulan Mei 2021 hanya sebesar Rp. 41 juta. Jumlah ini sangat jauh dari target. Bahkan pada tahun 2021 target pendapatan dari Badan Penghubung NTB sebesar Rp, 1,5 Milyar.
Pandemi Covid-19 sejak awal 2020 disamping rasionalisasi anggaran atau Refocusing menyebabkan pengurangan kegiatan di semua OPD, salah satunya perjalanan dinas ASN Pemprov NTB ke Jakarta.
Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi NTB Sahrirohman mengatakan meski tingkat kunjungan berkurang namun pihaknya tetap mempertahankan dan terus meningkatkan pelayanan diantaranya fasilitas menginap Wisma NTB.
Sahrirohman juga berharap ke semua kepala OPD agar dalam setiap perjalanan Dinas ke Jakarta dan sekitarnya agar menginap di Wisma NTB Jakarta. Ia mengatakan pendapatan dari sewa kamar akan disetorkan menjadi sumber PAD sehingga dapat memenuhi target pendapatan pada tahun 2021.
“Besar harapan kami para kepala OPD yang akan berkunjung ke Jakarta agar menginap di Wisma NTB, ini akan sangat membantu pendapatan Badan Perhubungan dan khususnya PAD bagi Provinsi NTB,” ujarnya melalui pesan singkat.
Sahrirohman juga berharap pandemi Covid-19 dapat berakhir dan kegiatan kerja keluar daerah terutama ke Jakarta dapat lancar kembali seperti tahun tahun sebelumnya.(Red)


