Lombok Timur Lombokfokus.com – Pecah, Dua organisasi mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) dan Himpunan Mahasiswa Hamzanwadi (Himmah) akhirnya bentrok dengan aparat kepolisian setelah mas aaksi memaksa masuk ke kantor bupati untuk bertemu langsung dengan Bupati pada Selasa, 20 Januari 2026.
Masa aksi akhirnya memaksa masuk setelah sekian jam menunggu Bupati keluar namun tidak kunjung di temui dan akhirnya masa aksi memaksa masuk sehingga terjadi saling dorong dengan aparat kepolisian dan Pol-PP.
Sebelum bentrok, Masa aksi memaksa masuk untuk menemui bupati Haerul Warisin, dimana Kordum masa aksi dengan tegas mengatakan kami tidak mau di temui sama pejabad manapun kecuali Bupati.
”Kami tidak butuh di temui sekda, kami butuh bupati,” ujar Kordum kasi.
”tidak ada negosiasi, kami konsisten dengan komitmen kami yaitu mau ketemu bupati dan minta tanda tangan secara paksa,” lanjutnya.












