Scroll untuk baca artikel
BeritaDaerahHeadline

Nenek Nurinah Asal Pandan Wangi, Tinggal di Rumah Tak Layak Huni dan Tak Punya Data Identitas hingga Usia Lansia

×

Nenek Nurinah Asal Pandan Wangi, Tinggal di Rumah Tak Layak Huni dan Tak Punya Data Identitas hingga Usia Lansia

Share this article

‎Lombok Timur Lombokfokus.com – Kasus Nenek Nurinah dari Dusun Batu Bawi, Desa Pandan Wangi, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), menjadi perhatian publik setelah video dirinya dan kondisi tempat tinggalnya yang terbilang tidak layak huni menyebar luas melalui grup WhatsApp.

‎Awalnya, beredar narasi bahwa nenek tersebut hidup sebatang kara, namun diketahui kemudian ia tinggal bersama saudarinya yang  ikut tinggal di rumah bambu reot dan tidak memenuhi standar tempat tinggal yang layak.

IKLAN
Example 120x600

‎Yang lebih mengkhawatirkan adalah, meskipun sudah memasuki usia lansia, Nenek Nurinah diketahui tidak memiliki data identitas resmi seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

‎Dimana kondisi tersebut menunjukkan kegagalan pemerintah desa dalam menjalankan kewajiban dasarnya untuk memastikan setiap warganya memiliki akses terhadap layanan administrasi dasar dan kehidupan yang layak.

‎Namun dalam kasus Nenek Nurinah, terlihat jelas bahwa langkah preventif dan intervensi yang tepat tidak dilakukan secara optimal oleh Pemerintah Desa.

‎Nenek Nurinah salah satu bukti kurangnya pemantauan terhadap kondisi warga lansia dan kelompok rentan di wilayah terkecil dari suatu wilayah yang ada dan menjadi bukti nyata dari kurangnya perhatian yang seharusnya diberikan oleh pengurus desa.

‎Karena tanpa KTP dan KK, Nenek Nurinah tidak dapat mengakses berbagai program bantuan seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Sembako, ataupun PKH, maupun program pembenahan tempat tinggal yang disediakan oleh pemerintah daerah maupun pusat.

‎Menanggapi salah satu warganya yang viral karena kondisi tersebut, Pemerintah Desa Pandan Wangi melalui Kepala Dusun Batu Bawi Tia Purnama Saputra mengatakan pihak Pemdes tetap memberikan bantuan kepada nenek Nurinah melalui Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD).

‎”Pemdes sudah dua tahun ini tetap memberikan bansos berupa BLT DD ke nenek Nurinah sebagai bentuk perhatian dan peduli pemdes terhadap warganya yang lansia,” jelas Purnama pada Jum’at, 27 Februari 2026.

‎Lanjut Purnama, Pemdes juga sudah mengirim surat permohonan bantuan pada Baznas Kabupaten dan Provinsi guna membantu kebutuhan tempat tinggalnya.

‎”Kemarin hari Kamis, Pemdes juga sudah mengajukan surat permohonan bantuan ke Baznas kabupaten dan provinsi, semoga bisa di bantu untuk renovasi rumah Nenek Nurinah,” lanjutnya.

‎”Sedangkan untuk data identitas sendiri, Dukcapil sudah mengkonfirmasi kehadirannya ke rumah nenek Nurinah pada Senin besok,” tutupnya.

Example 120x600
Example 120x600