Verification: 27a3a887773ff714

LPA KLU Diberi Penghargaan NGO Internasional

  • Bagikan
LPA KLU Diberi Penghargaan NGO Internasional
Sabolah

Lombok Utara – Kerja keras dan ikhlas dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lombok Utara dalam menekan angka pernikahan dini di Daerah akhirnya berbuah manis. Salah satu NGO Internasional UNFA yang bergerak di bidang perlindungan anak pada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan penghargaan kepada LPA Lombok Utara karena berhasil menekan angka kasus pernikahan dini sekaligus menelurkan Peraturan Desanya (Perdes).

 

BANK NTB Syariah

Ketua LPA Lombok Utata Bagiarti, SH menyampaikan, pemberian penghargaan dari UNFA itu berdasarkan penilaian suksesnya mitra kerja UNFA yaitu LPA dan LPSPM terhadap pencegahan perkawinan di bawah umur dan kekerasan terhadap anak. Pilotprojek tersebut diuji di dua desa yakni Desa Tanjung dan Teniga sehingga membentuk sebuh Perdes.

 

“Kegiatan UNFA ini lebih mendorong pemenuhan hak-hak perlindungan identitas, hukum pada generasi anak yang dilahirkan dari proses perkawinan di bawah umur,” ungkapnya pada wartawan, rabu (1/12).

 

Anggota DPRD KLU itu menilai, terkait kasus perkawinan anak dibawah umur ini hampir terjadi merata di setiap desa sehingga melatarbelakangi kegiatan tersebut. Sehingga di dua desa tersebut sebagai Desa percontohan oleh UNFA.

 

“Kami melihat perkawinan anak dibawah umur hampir ada terjadi di setiap desa, nah soal dibuat desa Tanjung dan Teniga menjadi filotprojek dari UNFA ,” terangnya

 

Kegiatan UNFA beberapa waktu lalu memiliki tujuan melahirkan regulasi yang lebih kecil seperti peraturan desa (Perdes), saat ini desa Tanjung dan Teniga sudah berhasil memproduk perdes pencegahan kekerasan dan perkawinan anak dibawah umur sehingga kasus serupa berhasil di tekan.

 

“Gold kegiatan UNFA Alhamdulillah sudah ada produk Perdes, dan ini untuk kebutuhan semua di tingkat desa. (-red) agar kedepan semua memahami dampak dari perkawinan anak di bawah anak,”terangnya.

READ  Insentif Nakes NTB Sudah Dibayar Rp. 21.303 M

 

Keberhasilan LPA meraih penghargaan disebut sebagai ikhtiar semua pihak khususnya semua rekan-rekan di LPA dan Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Dinas Sosial telah banyak mensuport sehingga, dari kegiatan UNFA dua desa telah berhasil menyusun Perdes.

 

“Penghargaan ini kami dapat tidak terlepas dari kerja keras jajaran LPA selebihnya Pihak Pemda Dinas Sosial bidang P3A,” pungkasnya.(ric)

Facebook

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Subscribe for notification
Refleksi HANI, Wartiah dan Rumah Aspirasi Gelar Loma Video Kreatif Mantan Wakil Gubernur NTB Wafat Aksi Joget Tiktok di Lombok Viral