Verification: 27a3a887773ff714
banner 120x600
banner 120x600

Lombok Timur dan Lombok Tengah Diterjang Banjir.

Sabolah
Lombok Timur dan Lombok Tengah Diterjang Banjir.

LOMBOKFOKUS.COM Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Lombok, Nusa Tenggara Barat sejak siang tadi mengakibatkan banjir di beberapa wilayah, Kamis, 28 Mei 2020.

Banjir menerjang Kecamatan Keruak dan Kecamatan Jerowaru di Lombok Timur.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Ibrahim Kurniawan, mengatakan hujan lebat disertai angin mengguyur Kabupaten Lombok Timur sejak pukul 15.30 Wita hingga 21.00 Wita.

“Mengakibatkan banjir luapan di Kecamatan Keruak dan Jerowaru pada pukul 19.00 Wita,” katanya.

Dilaporkan, air menggenangi pemukiman warga di Desa Selebung Ketangga dan Desa Jeraeng Kecamatan Keruak.

Banjir juga terjadi di Desa Sepapan Kecamatan Jerowaru. Sekitar 25 unit rumah tergenang setinggi hingga satu meter.

“Akses jalan terganggu dan kerusakan ringan pada jalan,” katanya.

BPBD telah melakukan evakuasi mandiri terhadap korban dan berkoordinasi dengan pihak lain untuk penanganan. 

Selain di Lombok Timur, banjir juga terjadi di Lombok Tengah, Kamis, 28 Mei 2020. Ratusan rumah di Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah diterjang banjir.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Ibrahim Kurniawan, mengatakan banjir terjadi pukul 17.30 Wita di Desa Landah, Kecamatan Praya Timur.

“Belasan dusun diterjang banjir,” ujarnya melalui keterangan pers yang dikutip media ini.


Tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut, namun warga memilih mengungsi di SDN Landah.

Berikut dusun terdampak banjir:

1. Dusun Batu Bangke 144 rumah terendam
2. Dusun Pendem 70 terendam
3. Dusun Landah Daye 50 rumah terendam
4. Dusun Landah 180 rumah terendam
5. Dusun Presak 90 terendam
6. Dusun Perempung 35 rumah terendam
7. Mendure Lauk 25 rumah terendam
8. Mendure Daye 20 rumah terendam
9. Mengkudu Barat 10 rumah terendam
11. Mengkudu Timur 4 rumah
12. Mengkudu Lauk 8 rumah
13. Mengkudu Daye 13 rumah

“Luapan air sungai masih meluap ke perkampungan dan jalan desa sehingga jalan desa masih belum bisa dilalui ndaraan,” katanya.

“Warga terdampak mengungsi di SDN Landah dan sebagian di rumah penduduk yang tidak terdampak. Cuaca di lokasi hujan ringan dan masih berpotensi bencana susulan,” ujarnya. (red)

www.lombokfokus.com

Facebook

Sabolah
READ  DPR : Dirut Garuda yang Dipecat, Harus Diproses Hukum
banner 120x600
Sabolah

Tinggalkan Balasan

Sabolah
Subscribe for notification