Scroll untuk baca artikel

Layanan Kesehatan Memprihatinkan, Dewan Kritik Keras Puskesmas Bagu

×

Layanan Kesehatan Memprihatinkan, Dewan Kritik Keras Puskesmas Bagu

Share this article
Anggota DPRD Lombok Tengah Fraksi Nasdem Murdani. (Dok.ist)

Lombok Tengah, Lombok Fokus – Anggota DPRD Lombok Tengah dari Fraksi NasDem, Murdani, melayangkan kritik tajam terhadap kondisi fasilitas Puskesmas Bagu yang dinilai memprihatinkan. Ia mendesak Dinas Kesehatan Lombok Tengah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk terhadap kinerja Kepala Puskesmas Bagu.

 

IKLAN
Example 120x600

Menurut Murdani, toilet di Puskesmas Bagu telah rusak selama dua tahun tanpa perbaikan. Selain itu, pendingin ruangan (AC) di ruang pelayanan juga tidak berfungsi selama bertahun-tahun, padahal kedua fasilitas tersebut sangat dibutuhkan oleh pasien.

 

“Kenapa selama dua tahun tidak dipikirkan solusi untuk memperbaikinya? Ini perlu kita pertanyakan,” tegas Murdani kepada Lombok Fokus, Sabtu (24/5/2025).

 

Ia menilai pengelolaan Puskesmas Bagu amburadul dan perlu segera dievaluasi. “Ada fakta di lapangan, kami menemukan carut-marut dalam tata kelola puskesmas ini. Kepala puskesmas harus dievaluasi,” katanya.

 

Murdani yang mewakili rakyat Dapil V (Jonggat–Pringgarata) juga menyayangkan kondisi Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang di malam hari justru dijadikan tempat parkir sepeda motor. Hal ini, menurutnya, terjadi karena lemahnya pengawasan malam hari akibat rendahnya upah penjaga malam.

 

“Saya melihat langsung beberapa hari lalu, IGD jadi tempat parkir. Ini akibat petugas jaga malam tidak maksimal karena upah yang tidak layak,” ujarnya.

 

Tak hanya itu, ia juga mengkritik praktik pelayanan yang dinilai tidak profesional. “Kalau sudah jam satu malam, semua petugas tidur. Saya lihat sendiri saat menjenguk keluarga yang sakit,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, Murdani mengungkapkan keluhan masyarakat terkait tarif layanan di Puskesmas Bagu yang dianggap mahal, sehingga warga lebih memilih berobat ke klinik swasta.

 

“Ironisnya, Puskesmas ini sering jadi tempat studi banding dari luar daerah. Tapi persoalan MCK saja tidak bisa ditangani,” sindirnya.

 

Ia berharap Dinas Kesehatan Lombok Tengah tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah konkret agar pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas Bagu bisa kembali optimal dan berpihak pada masyarakat.

 

Example 120x600
Example 120x600