LombokFokus|Lobar – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Narmada, mencatat peningkatan jumlah pernikahan tahun 2023 dengan total 800 pasangan. Meski angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, KUA Narmada tetap fokus pada upaya pencegahan pernikahan dini, yang menjadi perhatian utama di wilayah tersebut.
Kepala KUA Narmada, H Saibudin, S.H.I., M.H., Selasa (22/10/2024), menyampaikan jika pernikahan dini masih kerap terjadi, terutama di desa-desa yang masih kental dengan tradisi dan memiliki tantangan ekonomi.
“Pernikahan dini masih jadi tantangan di beberapa desa, dan kami berupaya keras untuk terus menyosialisasikan dampak negatifnya, baik dari sisi kesehatan maupun pendidikan,” ujarnya.
Dalam upaya menekan pernikahan di usia muda, KUA Narmada bekerjasama dengan dinas terkait serta berbagai lembaga, yang peduli pada kesejahteraan anak dan perempuan. Salah satu langkah penting yang diambil yakni mewajibkan calon pengantin, mengikuti program bimbingan perkawinan. Dimana dalam program tersebut, diberikan edukasi terkait kesehatan reproduksi, kesiapan mental, dan tanggung jawab dalam pernikahan.
KUA Narmada juga aktif mengadakan sosialisasi di sekolah-sekolah dan komunitas pedesaan, menekankan pentingnya menyelesaikan pendidikan sebelum menikah. Program itu menyasar usia remaja, untuk meningkatkan kesadaran tentang risiko pernikahan dini.
“Sosialisasi ini sangat penting agar orang tua dan remaja, paham betul dampak buruk dari pernikahan dini. Kami ingin memastikan generasi muda punya kesempatan untuk berkembang, sebelum memasuki kehidupan berumah tangga,” jelasnya.
Sebagai informasi, pemerintah setempat juga telah memperketat aturan pernikahan usia dini, sesuai UU Nomor 16 Tahun 2019 yang menetapkan batas minimal usia menikah, yakni 19 tahun untuk laki-laki maupun perempuan. KUA Narmada memastikan jika setiap pengajuan pernikahan di bawah usia 19 tahun, harus melalui persetujuan pengadilan agama dengan alasan yang jelas.
Dengan berbagai upaya tersebut, KUA Narmada berharap angka pernikahan dini dapat terus ditekan di masa depan. KUA Narmada juga mengimbau masyarakat, untuk lebih memahami pentingnya kesiapan mental, kesehatan, dan ekonomi dalam membangun keluarga yang harmonis dan sejahtera.(fit)


