Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating

Komisi XI DPR RI Himbau Masyarakat NTB Menanam Sawit Lihat Peluang Industri Hilirisasi Produk Turunan Kelapa Sawit

×

Komisi XI DPR RI Himbau Masyarakat NTB Menanam Sawit Lihat Peluang Industri Hilirisasi Produk Turunan Kelapa Sawit

Sebarkan artikel ini

Mataram, – Acara sosialisasi sawit baik bertajuk hiilirisasi produk turunan kelapa sawit untuk kebangkitan ekonomi kerakyatan berhasil digelar pada Minggu, 13/08 di Lombok Plaza Hotel, Cakranegara Barat, kec. Cakranegara, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Acara tersebut adalah program kerja Anggota Komisi XI DPR RI Dra. Hj. Wartiah, M.Pd. bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Lembaga Kajian Strategi dan Pembangunan Pemerintah (LKSP).

IKLAN
Example 300x600

Acara ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang kelapa sawit dan produk turunannya kepada masyarakat Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Anggota Komisi XI DPR RI Dra. Hj. Wartiah, M.Pd. sebagai keynote speaker sekaligus membuka acara, dia berharap program ini terus berlanjut di NTB dan menjadi literasi baru bagi masyarakat.

“Bahwa produk turunan kelapa sawit sangat berguna untuk kehidupan rumah tangga, menjadi ketahanan energi, bisa menjadi biodiesel yang dapat menggantikan minyak bumi yang semakin menipis. Kegitan ini sangat bagus, kita berharap program ini terus berlanjut dan NTB dapat mengetahui manfaat kelapa sawit dan bisa memproduksinya.” ujar Wartiah.

Supiandi, Kepala Pusat Studi Ekonomi dan Bisnis UNU NTB adalah salah satu narasumber pada acara sosialisasi dan expo sawit baik di Kota Mataram.

Dia menjelaskan mengenai peta kelapa sawit dunia.

“Cara kerja kelapa sawit dimana ada TBS atau tandan buah segar hasil perkebunan kelapa sawit, lalu dilakukan penghancuran buah dan ekstraksi yang dilakukan di pabrik CPO, lalu menjadi Palm Kernel, tandan buah kosong, dan CPO. CPO lalu diolah, dilakukan pemurnian dan fraksinasi, refineri di pabrik minyak goreng, hasilnya menjadi tiga bagian, RBDPO OLIEN yaitu aplikasi minyak goreng, shortening, dan margarin, lalu RBD Stearin aplikasi shortening dan margarine, dan PF AD menghasilkan oleokimia, Emulsifier, sabun”. Ujarnya.

Dr. Ir. Suparmin, MP Ketua Program Studi Magister Agribisnis Universitas Mataram menjelaskan peluang industri hilirisasi produk turunan kelapa sawit di NTB.

“Setidaknya ada empat pertimbangan kenapa industri kelapa sawit perlu ada di NTB, pertama, permintaan dunia dan domestic terhadap minyak nabati termasuk sawit masih tumbuh tinggi. Kedua, efek substitusi berpangkal dari daya saing CPO yang tinggi sehingga ada kecenderungan mensubstitusi minyak yang dikonsumsi dengan minyak yang lebih murah. Ketiga, ratusan jenis produk turunan bisa dihasilkan dari CPO yang dibutuhkan oleh berbagai jenis industri. Keempat sumberdaya manusia tersedia bagi pengembangan industri hilirisasi sawit di NTB”. Ujar suparmin.

Acara ini disambut dengan hangat oleh seluruh peserta yang hadir, serta memunculkan semangat untuk mempelajari kelapa sawit dan produk turunannya.

 

 

Example 300250
Example 120x600
Example 120x600