Mataram, – Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat (Kemenag NTB) kepada Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah, dan Petugas Haji Daerah (PHD) memberikan layanan terbaik bagi seluruh jemaah haji.
“Kami memastikan seluruh jemaah mendapatkan layanan yang aman, nyaman, dan berkualitas selama menjalankan ibadah haji,” tegas Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag NTB, Lalu Muhamad Amin.
Salah satu perhatian utama dalam pengarahan tersebut adalah pengelolaan identitas jemaah, terutama bagi mereka yang memiliki perbedaan syarikah (pengelompokan).
Menurut Amin, identitas yang jelas sangat krusial untuk menghindari kebingungan dan memperlancar mobilisasi jemaah di lapangan.
“Dengan data identitas yang akurat, proses pengaturan jemaah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (armuzna) dapat berjalan lebih efektif dan minim kesalahan,” jelasnya.
Selain itu, Amin mengingatkan pentingnya mitigasi risiko selama proses pengangkutan jemaah.
Ia menekankan agar seluruh petugas menjaga komunikasi lintas fungsi, khususnya dengan ketua rombongan (karu) dan tim lainnya, agar koordinasi berjalan solid.
“Kerja sama dan koordinasi yang baik antarpetugas adalah kunci utama kelancaran pelayanan di lapangan,” kata Amin.





