Verification: 27a3a887773ff714
banner 120x600
banner 120x600
IKLAN PANJANG
Daerah  

Imigrasi Mataram Gelar Paspor Masuk Desa Sambut Hari Dharma Karyadhika Ke-77

Imigrasi Mataram Gelar Paspor Masuk Desa Sambut Hari Dharma Karyadhika Ke-77
Sabolah

Lombok Fokus | Lombok Tengah – Berbagai even dan program dilaksanakan Kanwil Kemenkumham Nusa Tenggara Barat (NTB) dan satuan kerja (satker) jajarannya, dalam menyambut Hari Dharma Karyadhika ke-77 yang jatuh pada 19 Agustus 2022 mendatang. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram pun tak mau ketinggalan, Sabtu (6/8/2022), menggelar layanan “Paspor Masuk Desa” di Kuta Mandalika, Lombok Tengah, NTB.

Kepala Seksi (Kasi) Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram I Made Surya Artha mengatakan, layanan paspor masuk desa yang akan dilaksanakan selama dua hari (6-7 Agustus 2022) itu, terselenggara berkat kerjasama dengan desa-desa sekitar lingkar Mandalika.

BANK NTB Syariah

“Bulan lalu (Juli, red) kami bersurat ke 16 kepala desa, perihal adanya kegiatan paspor masuk desa sekaligus meminta bantuan pihak desa, untuk menginformasikan kepada warganya yang berminat membuat paspor,” ungkapnya.

Dikatakan, program layanan paspor masuk desa digelar untuk mempermudah masyarakat dalam permohonan penerbitan paspor, sebagai bentuk ungkapan rasa syukur menyambut peringatan Hari Dharma Karyadhika, yang merupakan hari lahir Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia.

“Kami hadir menyapa masyarakat Kuta Mandalika, untuk memberikan kemudahan bagi warga desa sekitar dalam membuat paspor, sehingga mereka tidak perlu jauh-jauh ke Kota Mataram yang jaraknya mencapai 50 kilometer,” ujar Artha.

Untuk diketahui, penyelenggaraan kegiatan paspor masuk desa bertempat di Posko Informasi Keimigrasian Pantai Kuta Mandalika, tergelar dengan antusias warga Desa Kuta dan sekitarnya. Hari pertama pelaksanaan layanan paspor masuk desa, tercatat 46 pemohon paspor yang memanfaatkan layanan itu.

Lilik Gunawan, salah satu peserta kegiatan paspor masuk desa sangat mengapresiasi diadakannya kegiatan tersebut.

“Terima kasih Kantor Imigrasi Mataram, yang hari ini melaksanakan layanan paspor masuk desa. Saya kira terobosan ini adalah terobosan yang menarik, unik dan keren bikin paspor ternyata simpel,” katanya.

READ  Protes Sanksi WADA, Ada Gerakan Kibarkan Merah Putih di Seluruh Lombok

Senada, pemohon paspor lain atas nama Nur Hidayah menyatakan bahwa kegiatan paspor masuk desa sangat membantu warga yang memiliki kesibukan di hari kerja.

“Pelayanan ini alhamdulilah sangat membantu kami sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil, red), karena waktunya tidak saat jam kerja. Kami berterimakasih di hari libur ini, bisa kami pakai untuk membuat paspor, sehingga tidak mengganggu jam kerja kedinasan,” ucapnya. (Djr/red)

Facebook

Sabolah
banner 120x600
Sabolah

Tinggalkan Balasan

Sabolah
Subscribe for notification