LOMBOK TIMUR — Bank NTB Syariah memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam meningkatkan sistem penerimaan daerah, khususnya dari sektor perikanan dan kelautan yang memiliki potensi ekonomi besar bagi masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko Bank NTB Syariah, Ferry Ardiansyah, ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelabuhan Perikanan Labuhan Lombok, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Selasa (6/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Ferry didampingi Branch Manager Bank NTB Syariah Kantor Cabang Selong, Alfian Irwan Adiguna. Pertemuan tersebut membahas penguatan layanan perbankan sebagai bagian dari upaya menciptakan sistem penerimaan daerah yang lebih efektif, transparan, dan terintegrasi.
Bank NTB Syariah Dorong Tata Kelola Penerimaan yang Transparan
Ferry Ardiansyah menyampaikan bahwa Bank NTB Syariah berkomitmen mendukung pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola penerimaan melalui layanan transaksi yang mudah, aman, dan dapat dipantau secara lebih baik.
“Kami ingin memastikan Bank NTB Syariah tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung optimalisasi penerimaan. Potensi sektor perikanan dan kelautan di NTB sangat besar sehingga perlu didukung dengan sistem transaksi dan penerimaan yang mudah, aman, transparan, serta terintegrasi,” ujar Ferry.
Menurutnya, sistem penerimaan yang semakin baik akan memberikan manfaat bagi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat dan pelaku usaha perikanan.
Dengan sistem yang lebih tertata, proses pembayaran dapat dilakukan secara lebih praktis, sementara pencatatan penerimaan daerah menjadi lebih akurat dan mudah ditelusuri.
Perbankan Daerah Dukung Aktivitas Ekonomi Pelabuhan Perikanan
Branch Manager Bank NTB Syariah Kantor Cabang Selong, Alfian Irwan Adiguna, mengatakan pihaknya siap memberikan dukungan layanan perbankan sesuai kebutuhan aktivitas ekonomi di kawasan Pelabuhan Perikanan Labuhan Lombok.
“Kami di Kantor Cabang Selong siap mendukung kebutuhan di lapangan. Harapannya, sinergi ini dapat menghadirkan sistem penerimaan yang lebih praktis bagi masyarakat dan pelaku usaha sekaligus membantu pemerintah daerah dalam melakukan pencatatan dan pengelolaan penerimaan secara lebih tertib dan transparan,” kata Alfian.
Ia menambahkan, sebagai bank milik daerah, Bank NTB Syariah memiliki peran strategis dalam membangun kedekatan layanan dengan pemerintah daerah maupun masyarakat.
“Kami ingin memastikan layanan Bank NTB Syariah benar-benar memberikan solusi, bukan hanya dari sisi transaksi, tetapi juga bagaimana layanan tersebut dapat mendukung tata kelola penerimaan daerah dan memberikan kemudahan bagi para nelayan maupun pelaku usaha yang beraktivitas di kawasan pelabuhan,” tambahnya.
Pelabuhan Labuhan Lombok Jadi Bagian Penting Ekonomi Maritim NTB
UPT Pelabuhan Perikanan Labuhan Lombok memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas perikanan di wilayah Lombok Timur.
Aktivitas kapal, nelayan, hingga pelaku usaha perikanan menjadi bagian dari ekosistem ekonomi yang membutuhkan dukungan layanan transaksi yang efektif dan sistem penerimaan yang modern.
Kolaborasi Bank NTB Syariah bersama pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada aspek transaksi, tetapi juga diarahkan untuk membangun ekosistem penerimaan daerah yang lebih terintegrasi.
Penguatan layanan tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap transaksi tunai serta meningkatkan transparansi dalam pengelolaan penerimaan.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sektor Kelautan NTB
Bank NTB Syariah menegaskan dukungan terhadap optimalisasi penerimaan daerah merupakan bagian dari komitmen perusahaan sebagai bank pembangunan daerah.
Melalui sinergi bersama Pemerintah Provinsi NTB dan pengelola pelabuhan, penguatan sistem penerimaan diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan transparan bagi masyarakat.
Optimalisasi sektor perikanan dan kelautan juga diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi serta pembangunan daerah NTB.















