Lombok Timur Lombokgokus.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur (Lotim) tengah berupaya keras untuk masuk dalam daftar 30 daerah penerima program hibah Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) dari Bank Dunia.
Dimana program tersebut difokuskan pada peningkatan layanan publik, khususnya transformasi sistem pengelolaan sampah menjadi lebih modern dan terintegrasi.
Bupati Lotim melalui Sekretaris Daerah (Sekda) H. Muhammad Juaini Taufik menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan lahan seluas minimal 2 hektar dari total 15 hektar area Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) untuk dijadikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).
”Pemda Lotim sudah menyiapkan lahan sesuai dengan kebutuhan LSDP itu, dimana 2 hektar lahan sudah di siapkan,” Ujar Juaini pada Senin, 11 Mei 2026.
Melalui fasilitas ini, sampah tidak lagi hanya ditimbun, melainkan diolah menjadi produk bernilai ekonomi atau sumber energi terbarukan.
“Kami telah menyerahkan seluruh dokumen perencanaan mulai dari RPJPD, RPJMD, hingga Master plan Persampahan kepada pemerintah pusat,” Lanjutnya.
Dimana langkah ini juga merupakan respons terhadap aspirasi masyarakat dan elemen mahasiswa terkait isu darurat sampah.












