Scroll untuk baca artikel
BeritaDaerahEkonomi

Car Free Night Perdana di Lombok Timur Resmi Dibuka, Transaksi UMKM Tembus Puluhan Juta Rupiah

×

Car Free Night Perdana di Lombok Timur Resmi Dibuka, Transaksi UMKM Tembus Puluhan Juta Rupiah

Share this article

 

Lombok Timur, Lombokfokus.com – Suasana Lapangan Nasional Selong, Rabu malam (20/8/2025), tampak berbeda dari biasanya. Ribuan warga tumpah ruah menikmati malam perdana Car Free Night (CFN) yang digagas Asosiasi Pelaku Industri Kecil dan Menengah (APIKM) Lombok Timur.

IKLAN
Example 120x600

 

Kegiatan bertema “Bukan Bazar Biasa” ini resmi dibuka Wakil Bupati Lombok Timur, HM. Edwin Hadiwijaya. Lebih dari 50 pelaku UMKM lokal ikut ambil bagian, menampilkan produk kuliner, kerajinan, hingga fesyen khas daerah. CFN akan digelar rutin dua pekan sekali hingga Desember 2025 mendatang.

 

Dalam sambutannya, Wabup Edwin menegaskan bahwa CFN menjadi ruang strategis bagi UMKM untuk berkembang sekaligus menopang perekonomian masyarakat.

 

“Kami sangat mengapresiasi inisiasi APIKM. Meski masih tahap uji coba, saya yakin kegiatan ini akan berkembang secara bertahap dan semakin besar manfaatnya,” ujar Edwin, didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lotim.

 

Edwin mengingatkan, UMKM adalah penopang utama ekonomi nasional, terutama saat pandemi lalu. Apalagi saat ini transfer dana pusat ke daerah mengalami pengurangan hingga 85 persen.

 

“Karena itu, penguatan UMKM harus menjadi prioritas. Kami mendorong agar CFN bisa diperluas hingga ke kecamatan-kecamatan lain,” tegasnya.

 

 

Tidak hanya membuka, Edwin juga menantang APIKM agar tidak berhenti di CFN saja. Ia meminta agar organisasi ini mampu merevitalisasi sentra-sentra UMKM yang sudah ada seperti Pasar Apung Jenggik dan Pasar Lama Masbagik.

 

“Lokasi-lokasi UMKM yang ada perlu diberdayakan agar lebih optimal. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi lokal bisa selaras dengan program pemerintah pusat, termasuk penguatan koperasi dan BUMDes,” kata Edwin.

 

Sementara itu, Ketua APIKM Lotim, Suratman Prasetyo A, menyebut CFN lahir sebagai pengembangan dari kegiatan Car Free Day yang selama ini rutin digelar.

 

Ia optimistis, potensi UMKM Lombok Timur akan semakin besar dengan adanya CFN. Bahkan, ia memperkirakan nilai transaksi setiap malam bisa mencapai Rp 60-70 juta.

 

“Angka itu membuktikan potensi UMKM kita luar biasa. Ke depan, kami ingin melibatkan lebih banyak pelaku usaha agar semakin berkembang sekaligus memahami regulasi usaha dengan baik,” jelas Suratman.

 

Ia juga menyambut tantangan Wakil Bupati untuk merevitalisasi pasar-pasar lama agar kembali hidup sebagai pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

 

“CFN ini bukan sekadar bazar, tapi ruang bagi UMKM untuk naik kelas,” tutupnya.

 

Example 120x600
Example 120x600