Scroll untuk baca artikel

Refleksi Akhir, KNPI NTB; Pemuda Mau Ngapain?

×

Refleksi Akhir, KNPI NTB; Pemuda Mau Ngapain?

Share this article
 

Mataram | Dewan Pimpinan Daerah Komitmen Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Nusa Tenggara Barat menggelar acara Refleksi Akhir tahun 2020. Acara ini digelar dengan diskusi santai dan penerapan protokol covid 19.
Tema yang di angkat “62 Tahun NTB, Pemuda Mau Ngapain” membuat peserta aktif mengikuti kegiatan ini, peserta berdatangan dari berbagai kalangan dan baground organisasi.
Sekretaris KNPI NTB, Lalu Athari Fatullah, KNPI sebagai organisasi pemuda harus menentukan nasib NTB kedepannya, hal ini disampaikan saat memberikan sambutan.
“Kita refleksi akhir tahun, sudah 62 tahun NTB, Pemuda harus berperan aktif berkontribusi untuk daerah,” ungkap Athar. (30/12/2020).
Dialog refleksi akhir tahun ini mengundang praktisi hukum dan praktisi ekonomi. Praktisi Ekonomi dihadiri oleh Dr. Iwan Harsono, dan Praktisi Hukum Dr. Irpan Suriadiata.
Dr. Irpan Suriadiata saat menyampaikan materi mengatakan, pemuda NTB harus siap menghadapi bonus demografi dan berani turun menjadi enterpreneur dan menjadi praktisi profesional.
“Pemuda millenial ingin sukses tapi tidak pernah menyiapkan instrumen kesuksesan itu, apapun yang dikerjakan harus didasari dengan hukum karena kita hidup di negara hukum, maka siapkan diri agar tidak berurusan dengan hukum, mau jadi pengusaha harus ngerti hukum,” terang Komisaris PT. Rizki Surya Permaisindo ini.
Sementara itu, Dr. Iwan Harsono mengatakan bahwa pemuda NTB jiwa enterpreneur sudah mulai berkembang dan meningkat.
“Saya baru sadari bahwa enterpreneur muda sudah mulai berkembang, kemarin saya jadi juri untuk lomba para enterpreneur, ada salah satu pemuda yang jadi pemenang nama usahanya “Kedai Terserah” ini kan menunjukkan millenial bisa bertarung,” terang Iwan Harsono.
Pria yang juga jadi dosen ekonomi di Universitas Mataram ini mengatakan, NTB punya banyak potensi serta mengajak para pemuda untuk mulai menjadi enterpreneur muda.
“Bonus Demografi yang akan kita hadapi harus dipersiapkan dari sekarang, jika tidak kita akan ditelan oleh zaman, jadi pengusaha tidak perlu menunggu modal karena yang utama itu niat,” ungkapnya sambil disambut tepuk tangan peserta.
www.lombokfokus.com

Example 120x600
Example 120x600