Scroll untuk baca artikel

Program Dikritik Paket NK, Paslon MJA: Jangan Sibuk Sama Visi Misi Kami

×

Program Dikritik Paket NK, Paslon MJA: Jangan Sibuk Sama Visi Misi Kami

Share this article

LombokFokus|Lotara – Debat pertama pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara berlangsung panas. Perdebatan hangat terjadi antara paslon nomor urut 1, Najmul-Kus (NK), dengan pasangan lainnya terkait visi, misi, dan program mereka.

Calon Bupati H. Najmul Akhyar, kepada awak media usai debat di Medana Bay Marina Hotel, Rabu (30/10/2024), menyoroti program “Dusun Mandiri” yang diusung paslon lain. Menurutnya, konsep itu kurang relevan dengan kondisi nyata di lapangan.

IKLAN
Example 120x600

“Saya pernah menjabat sebagai bupati, dan dalam anggaran, kita hanya memiliki Alokasi Dana Desa atau ADD, bukan Alokasi Dana Dusun. Untuk menangani masalah di setiap dusun, seperti di Gili Meno misalnya, dibutuhkan anggaran yang sangat besar, bukan sekadar 100-300 juta rupiah,” jelas Najmul.

Ia menambahkan jika istilah “dusun mandiri”, seharusnya mencerminkan kemandirian tanpa ketergantungan.

“Kalau kita tetap menyuplai dana setiap tahun, itu bukan memandirikan dusun, malah membuat mereka semakin bergantung,” katanya.

Terkait kritik tersebut, Ketua Koalisi Paslon nomor urut 3, Adam Malik, menegaskan jiks paslon MJA memiliki pendekatan berbeda, yang telah diperhitungkan dengan matang.

“Program dusun mandiri kami bukan khayalan, tetapi berdasarkan perhitungan sumber anggaran yang jelas,” tegasnya.

Adam juga menjelaskan jika paslon MJA tidak mendistribusikan uang ke kas dusun atau desa, tetapi fokus pada pelaksanaan program yang sesuai keinginan masyarakat, yang didukung APBD Lombok Utara.

“Jangan salah memahami program orang dan sibuk mengkritisi visi-misi kami, lebih baik fokus pada program sendiri,” tutupnya sedikit geram.(iko)

Example 120x600
Example 120x600