Lombok Tengah | Lombok Fokus – Jalan kabupaten di Desa Mertak Tombok, Kecamatan Praya, mengalami kerusakan parah hingga menjadi titik rawan kecelakaan. Lubang-lubang besar yang menganga di sepanjang jalan membuat banyak pengendara terjatuh, terutama saat hujan.
Seorang warga setempat, Ibu Asani, mengaku hampir setiap hari melihat pengendara motor tergelincir di depan rumahnya akibat kondisi jalan yang buruk.
“Tadi pagi saja anak sekolah jatuh karena lubang di jalan ini, langsung dibawa ke puskesmas. Hampir setiap hari ada yang kecelakaan, saya sering shock dan sakit ,” ungkapnya, selasa (18/02).
Keluhan serupa disampaikan Haerul, seorang pengendara motor yang setiap hari melewati jalan tersebut.
“Jalan ini sudah rusak lama, tapi belum juga diperbaiki. Padahal jalur ini penting bagi warga. Kalau terus dibiarkan, makin banyak yang jadi korban,” keluhnya.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Lombok Tengah, Masadri Zulkarnain, menjelaskan bahwa perbaikan jalan di Mertak Tombok masuk dalam perencanaan tahun 2025 dengan sistem long section.
“Mana yang rusak parah kita perbaiki, sementara yang masih bisa digunakan akan dibiarkan karena anggaran terbatas. Idealnya, perbaikan butuh Rp2,5 hingga Rp3 miliar per kilometer, sedangkan anggaran yang tersedia hanya Rp1,8 miliar,” pungkasnya.


