Scroll untuk baca artikel

Wabup Lotim Edwin Hadiwijaya Pimpin Rakor Perdana Bersama Pimpinan OPD

×

Wabup Lotim Edwin Hadiwijaya Pimpin Rakor Perdana Bersama Pimpinan OPD

Share this article

Lombok Timur Lombokfokus.com – Wakil Bupati (Wabup) Lombok Timur, H. M Edwin Hadiwijaya memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur H. M Juaini Taofik dan semua Kepala Organisasi Perangkat (OPD), Camat dan Kesekretariatan Daerah yang bertempat di Ruang Rapat Utama (Rupatama) I kantor Bupati Pada, Senin 24 Februari 2025.

Rakor tersebut sekaligus dijadikan sebagai ajang silaturahmi dalam rangka pelaksanaan tugas-tugas pemerintah dan program strategis untuk menuju Lombok Timur yang SMART.

IKLAN
Example 120x600

Pada kesempatan tersebut, Edwin menyampaikan beberapa pesan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Presiden RI, Prabowo Subianto, salah satu poinnya yaitu tidak boleh ada stagnan di dalam pelaksanaan tugas sehari-hari meskipun terjadi efisiensi anggaran untuk Pemkab Lotim sebesar, Rp73 miliar.

“Meski terjadi efisiensi anggaran sampai Rp 73 miliar, jangan sampai itu mempengaruhi pelayanan terhadap mayarakat,” tegas Wabup yang baru dilantik itu.

Selaku pelayan masyarakat, lanjutnya, ukuran keberhasilan itu adalah sejauh mana memberikan kepuasan pelayanan terhadap masyarakat, standar keberhasilan pelayan itu adalah kepuasan dari pelayanan itu sendiri,” lanjutnya.

Apabila ada masyarakat yang merasa kurang puas dalam pelayanan, maka dapat disampaikan langsung agar dilakukan pembenahan, “sampaikan saja bila nantinya ada keluhan-keluhan itu,” ujar Wabup.

Untuk itu, mantan Anggota DPRD NTB ini ingin mengajak semua stackholder untuk bekerjasama dan sama sama bekerja, sehingga terwujud teamwork.

“Tentu setiap keberhasilan itu atas dasar kerja tim yang solid dan kompak,” lanjut mantan anggota DPRD NTB itu.

Ia mengibaratkan, iklim kerja yang akan dibangun seperti tempat makan, Wabup selaku koki yang menyajikan makanan, bupati tinggal santap dengan mengeksekusinya dalam program-progeam strategis.

“Misalnya di sektor pariwisata Lotim yang cukup bagus, namun Lotim tidak bisa menawarkannya kepada investor, inilah yang dilakukan pendataan sekaligus evaluasi,” sebutnya.

Selain itu, dilakukan pendataan lahan kosong untuk menyiapkan program ketahanan pangan nasional.

Setelah pendataan dari tingkat kabupaten hingga kecamatan atau desa ini dilakukan, Wabup meyakini kedepannya lahan pertanian itu akan lebih mudah pemanfaatannya sesuai kondisinya,  begitu juga dengan program-program strategis lainnya.

“Termasuk ketika datang investor yang ingin berinvestasi di Lotim, tentunya dengan data yang akurat di berbagai sektor itu, kita akan lebih cepat dan mudah untuk menyajikannya, Tutupnya.

Example 120x600
Example 120x600