Scroll untuk baca artikel

Viking Sun Berlabuh di Lombok, Gubernur Diminta Ambil Langkah Antisipatif.

×

Viking Sun Berlabuh di Lombok, Gubernur Diminta Ambil Langkah Antisipatif.

Share this article


MATARAM | Kapal pesiar Viking Sun akan berlabuh di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Pada Rabu (11/30 mendatang. Anggota DPRD Nusa Tengggara Barat Komisi V memita Gubernur Nusa Tenggara Barat untuk megambil langkah antisipatif .

Akhdiansyah, Anggota DPRD NTB Fraksi PKB mengakatakan agar pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terkait kedatanag kapal pesiar Viking Sun yang akan beerlabuh di NTB mengambil langkah antisipatif untuk menjaga masyarakat NTB.

IKLAN
Example 120x600
“Pemprov jangan kecolongan harus melakukan langkah antisipatif, jangan sesekali memberikan ruang untuk masukknya hal akibat fatal seperti corona “ ungkapnya saat diwawancarai di Lombok Raya Hotel. Sabtu (7/30) Malam.

Menurut Politisi yang akrab dipanggil Yongki itu, Kedatatangan wistawan melalui kapal pesiar setelah berlabuh di pelbuhn harus mengikuti Standar Operting System seperti pengecakan Kesehatan dan bebas dari virus corona.
“ Gubernur harus pastikan nanti, apakah tenga medis sduah disiapkan dan sesuai SOP, kalua perlu nanti kami dari komisi V akan ikut ke palabuhan untuk mengecek. Apakah sudah sesaui SOP atau belum” Tandas Yongki yang juga sekretaris Ikatan Alumni PMII NTB.
Masker Langka, DPR Minta Operasi Pasar.
Terkait Masker yang langka dan harganya yang melonjak tinggi, Akhdianysah  mengatakan agar ada operasi pasar untuk mengecek ketersediaan masker di NTB. Jangan sampai ketersediaan masker di NTB minim dan mengakibatkan masyarakat rugi karena harga jual masker yang terlalu tinggi.
“ Saya coba cek dibeberapa tempat, ternyata sudah tidak ada. pihak terkait kami minta adakan operasi pasar untuk mengecek ketersediaan masker bagi msarakat NTB” terangnya
Lebih lanjutnya lagi, ia mengatakan agar negara memberikan jaminan kesehatan bagi setiap warga negara. Jika negara tidak melakukan tindakan pencegahan, ia menialai bahwa negara sudah melakuakan tiindakan melanggar HAM.
“Ini emergency kita harus bersikap, kalau salah bersikap bisa kecolongan. Negara harus memberikan jaminan ke setiap masyarakat itu dijamin kesehatan oleh negara karena itu hak asasi, jangan sampai ketika negara  tidak melakukan pencegahan maka itu pelanggaran HAM.” Tegasnya.
Kendati demikian, ia menghimbau agar masyarakat tidak panic menghadapai Virus Corona dan tiudak menolak kedatangan para wistawan yang ingin berkunjung ke NTB. 
www.lombokfokus.com
Example 120x600
Example 120x600