Scroll untuk baca artikel

Tokoh Pemuda Desa Pengembur Minta DPRD Lombok Tengah Agresif Menyerap Aspirasi masyarakat

×

Tokoh Pemuda Desa Pengembur Minta DPRD Lombok Tengah Agresif Menyerap Aspirasi masyarakat

Share this article
Sadrah (Pemuda Desa Pengembur)

LOTENG, LOMBOK FOKUS | Jalan umum Buncot sampapai dusun Munsun Desa Pengembur, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah sebagai penghubung aktivitas serta rutinitas perekonomian, belum sepenuhnya dapat dinikmati secara puas oleh masyarakat yang lalu lalang dijalan tersebut alias belum diperbaiki.

Hal tersebut terlihat pada kondisi disejumlah ruas jalan yang berada diwilayah Buncot-Munsun dengan panjang sekitar 30 KM.

IKLAN
Example 120x600

Diketahui jalan tersebut adalah penghubung 4 dusun, juga bisa menjadi akses menuju pantai mawun, melihat kondisi jalan yang sangat memprihatinkan karena rusak parah, berdebu dimusim kering, dan becek di musim hujan membuat masyarakat sangat susah untuk menggunakan akses jalan tersebut, hal itu sudah berlangsung cukup lama.

Salah satu tokoh pemuda didesa pengembur “Sadrah” membenarkan bahwa kondisi jalan tersebut memang sudah rusak, aangat menyulitkan warga, dan bahkan banyak sekali memakan korban terutama pengendara yang terjatuh di jalan tersebut, baik di musim kering maupun di musim hujan.

“sebenarnya, kami sudah lama berharap agar jalan tersebut segera diperbaiki. Sebab jalan itu merupakan akses warga untuk aktivitas anak sekolah, dan sebagai akses perekonomian masyarakat,” ungkap sadrah saat diwawancara via whatsapp oleh wartawan lombokfokus.com. Ahad, 23/08/2020.

Warga sekitar pun juga pernah menanam pohon pisang sebagai bentuk protes, meminta agar jalan tersebut segera diperbaiki. Namun hingga saat ini, belum ada tindaklanjut dari Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah untuk memperbaiki jalan tersebut.

“Kami mohon Kepada DPRD kabupaten lombok tengah untuk menanggapi keluahan dari masayarakat Khususnya Dapil 3 pujut-Praya timur”, tambahnya.

Diketahui bahwa SK Perbaikan Jalan Kabupaten Lombok Tengah Jalan ini sudah keluar sejak 2017 lalu, akan tetapi sampai sekarang sampai mendekati akhir masa jabatannya bupati lombok tengah masih belum bisa merealisasikan janjinya itu. [Red]

www.lombokfokus.com
Example 120x600
Example 120x600