Scroll untuk baca artikel

Suara Minor dari Pelosok Negeri

×

Suara Minor dari Pelosok Negeri

Share this article
Jalan di Dusun Meang Buwun Mas, (Dok. Ist/LF)

Dusun meang yang terletak di paling selatan kabupaten Lombok Barat. Dusun meang yang  berbatasan dengan dusun pengantap desa Buwun Mas kecamatan Sekotong, meang adalah salah satu dusun yang dapat di katakan sebagai dusun yang memproduksi hasil pertanian yang cukup banyak mengingat jumlah penduduk yang sedikit dengan luas lahan yang mencapai 700 hektar are(data kelompok tani meang sari 2007).

Untuk satu musim (musim hujan) dusun meang dapat memproduksi jagung pipilan 42.000 ton dengan luas lahan 670 hektar are  mengingat  luas lahan padi  50 hektar are , jika kita hitung-hitung dusun meang dapat menghasilkan Rp 13.860.000.00 dengan di kalikan harga standar pada tahun 2020 sebesar 330/timbangnya  belum lagi kita hitung untuk musim panas.

IKLAN
Example 120x600

Seharusnya pemerintah harus lebih memperhatikan dusun ini mengingat jalur transportasi pertanian yang sangat berbahaya untuk kita lalui, untuk lebih parahnya lagi pada musim hujan dan tentu jalannya tambah parah dengan di guyur hujan, hal ini yang menjerat leher petani karna untuk melewati jalur tersebut tentu membutuhkan biaya tinggi, untuk biayanya sebesar 15.000/timbang, tapi untuk melewati jalur berbahaya tersebut kita harus angkut secara ngsuran jadinya petani harus bayar kendaraan dua kali lipat, oleh pengempul jagung para petani di beli rendah (280/timbang ) mengingat kondisi jalur transportasi yang penuh resiko, seharusnya hal  ini yang harus di dahulukan oleh  pemerintah karna ini adalah aset yang harus kita jaga,

Selain petani di dusun meang masyarakatnya berpropesi sebagai peternak, karna lahan yang begitu luas sangan cocok untuk berternak sapi dan kerbau, jika kita hitung lagi pendapatan yang di hasilkan dusun meang dari peternakan, dusun meang di diami oleh 300 kk dan setiap orang itu berternak paling sedikit dua ekor sapi bahkan ada yang perternak sampai 8 ekor sapi, jika kita pukul rata setiap orang berternak empat ekor sapi dan kita ambil harga 10.000.000/ekor maka asset di dusun meang Rp 12.000.000 per tahunnya dan itu terus berputar  setiap tahunnya.

Hal yang semacam ini yang belum di perhatikan oleh pemerintah, padahal jika kita kelola dengan baik, memberikan kemudahan bagi masyarakat dengan memenuhi kekuranganny tentu hal ini dapat menguntungkan pihak pemerintah. Tapi sampai sekarang hal semacam ini hanya menjadi fatamorgana bagi masyarakat. Mungkin sudah menjadi hukum alam bahwa daerah tertinggal, terpencil dan terluar harus selalu pasrah dengan keadaan. Semoga suara minor ini segera mendapatkan jawaban dari pemangku kebijakan. Kami juga wargamu pak.

Penulis : Fauzi (Kader FM LOBAR)
Segala bentuk tulisan dipertanggungjawabkan oleh penulis.

www.lombokfokus.com
Example 120x600
Example 120x600