LOMBOK TENGAH, LOMBOK FOKUS — Antusiasme masyarakat dalam mencari pekerjaan terlihat pada pembukaan Job Fair Masmirah 2026 di Bencingah Agung Masmirah, Praya, Rabu (14/10/2026). Sebanyak 57 perusahaan dan pelaku usaha ambil bagian dengan menyediakan total 1.282 lowongan pekerjaan bagi masyarakat.
Hingga pukul 14.00 WITA, panitia mencatat sekitar 1.600 orang telah mendaftar secara daring, sementara 400 orang lainnya melakukan pendaftaran langsung di lokasi. Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya minat masyarakat untuk memanfaatkan peluang kerja yang tersedia.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 Oktober 2026.
Mengusung tema “Kerja Nyata, Wujudkan Lombok Tengah Masmirah”, kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah untuk memperluas kesempatan kerja, menekan angka pengangguran, serta mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara langsung.
Pembukaan Job Fair Masmirah 2026 turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Tengah Dr. H. M. Nursiah, S.Sos., M.Si., Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah H. Lalu Firman Wijaya, S.T., M.T., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Pemerintah Provinsi NTB, kepala perangkat daerah, pimpinan perusahaan, serta masyarakat pencari kerja.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lombok Tengah sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, H. Abdul Qodir, S.Pd., menyampaikan bahwa job fair menjadi sarana strategis untuk mempertemukan kebutuhan tenaga kerja perusahaan dengan masyarakat yang membutuhkan pekerjaan.
57 Perusahaan Tawarkan Ribuan Peluang Kerja
Sebanyak 57 perusahaan dan pelaku usaha dari berbagai sektor berpartisipasi dalam Job Fair Masmirah 2026. Total 1.282 lowongan yang tersedia memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melamar pekerjaan sesuai latar belakang pendidikan, keterampilan, dan pengalaman masing-masing.
Berdasarkan infografik penyelenggara, sektor perhotelan dan pariwisata mendominasi komposisi peserta dengan 24 entri atau 42,1 persen.
Sektor keuangan, perdagangan, dan alih daya juga menjadi bagian dari komposisi peserta. Selain itu, peluang kerja tersedia di sektor otomotif, jasa, serta layanan telekomunikasi.
Sejumlah perusahaan menawarkan lowongan dalam jumlah besar. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), misalnya, menyediakan 160 lowongan, disusul PT Indomarco Prismatama (Indomaret Group) sebanyak 108 lowongan.
Sementara itu, BTPN Syariah dan Astra Motor Internasional masing-masing menawarkan 100 lowongan pekerjaan.
Peluang lainnya tersedia di PT Lombok Taksi Utama sebanyak 100 lowongan pengemudi, PT Permodalan Nasional Madani sebanyak 70 lowongan, MoraRepublic Mataram 66 lowongan, PT Roda Sakti Surya Megah (Yamaha) 65 lowongan, serta FIFGROUP sebanyak 50 lowongan.
Di sektor perhotelan dan pariwisata, perusahaan membuka kesempatan untuk berbagai posisi, mulai dari front office, housekeeping, juru masak, barista, pelayanan restoran, teknisi, hingga posisi manajerial.
Beragamnya posisi yang ditawarkan diharapkan dapat memperluas pilihan bagi pencari kerja, termasuk lulusan baru yang ingin memulai karier maupun tenaga kerja berpengalaman yang ingin mendapatkan pekerjaan baru.
Bupati Dorong Generasi Muda Tingkatkan Kompetensi
Dalam sambutannya, Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar masyarakat mampu bersaing di tengah perkembangan dunia kerja.
Menurutnya, pencari kerja tidak cukup hanya mengandalkan ijazah formal. Kompetensi profesional, etos kerja, kedisiplinan, kemampuan beradaptasi, dan penguasaan teknologi juga menjadi faktor penting dalam menentukan kesiapan seseorang memasuki dunia kerja.
Bupati juga mengingatkan generasi muda agar tidak takut menghadapi persaingan dan tidak mudah menyerah ketika mengalami kegagalan dalam mencari pekerjaan.
Ia berharap masyarakat terus meningkatkan kemampuan dan keterampilan agar dapat memenuhi kebutuhan industri yang semakin berkembang.
Dalam kesempatan tersebut, Pathul Bahri turut menyampaikan bahwa realisasi investasi di Kabupaten Lombok Tengah telah mencapai sekitar Rp7 triliun, melampaui target awal sebesar Rp3 triliun.
Pertumbuhan investasi, khususnya di sektor perhotelan dan pariwisata, diharapkan memberikan dampak positif terhadap pembukaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi daerah perlu diiringi dengan kesiapan tenaga kerja lokal agar masyarakat Lombok Tengah dapat mengambil bagian dalam berbagai peluang yang tercipta.
Bupati juga berharap pelaksanaan job fair pada tahun-tahun mendatang dapat dipersiapkan lebih awal sehingga semakin banyak perusahaan yang berpartisipasi dan semakin luas kesempatan kerja yang tersedia.
Hadirkan Program Kerja hingga Luar Negeri
Selain menyediakan informasi lowongan pekerjaan, Job Fair Masmirah 2026 juga menjadi sarana pengenalan program ketenagakerjaan dan peningkatan kompetensi bagi masyarakat.
Sejumlah program yang diperkenalkan meliputi Magang Nasional bagi lulusan baru, SMK Go Global, serta peluang bekerja ke luar negeri melalui jalur Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang resmi dan sesuai prosedur.
Pemerintah Provinsi NTB bersama Bank NTB Syariah juga telah menghadirkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) PMI untuk membantu pembiayaan keberangkatan calon pekerja migran.
Melalui program tersebut, masyarakat diharapkan memiliki akses yang lebih luas terhadap pelatihan, peningkatan keterampilan, dan kesempatan bekerja di berbagai sektor, baik di dalam maupun luar negeri.
Khusus bagi calon pekerja migran, masyarakat diimbau memastikan proses penempatan dilakukan melalui jalur resmi untuk menghindari risiko penipuan dan penempatan ilegal.
Pencari Kerja Diminta Manfaatkan Kesempatan
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mengajak masyarakat, khususnya lulusan baru dan pencari kerja, untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mengunjungi lokasi kegiatan hingga Jumat (16/10/2026).
Pencari kerja diimbau menyiapkan dokumen lamaran sesuai persyaratan masing-masing perusahaan serta mencari informasi secara langsung mengenai posisi yang tersedia dan tahapan rekrutmen.
Kehadiran 57 perusahaan dengan total 1.282 lowongan menjadi peluang bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan sekaligus membangun karier sesuai kompetensi yang dimiliki.
Meski demikian, keberhasilan penyelenggaraan job fair tidak hanya diukur dari jumlah perusahaan yang berpartisipasi atau banyaknya masyarakat yang mendaftar, tetapi juga dari seberapa besar peluang tersebut mampu menghasilkan penempatan tenaga kerja.
Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memperkuat penyerapan tenaga kerja lokal.
Melalui Job Fair Masmirah 2026, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berharap kesempatan kerja semakin terbuka, pengangguran dapat ditekan, dan pertumbuhan investasi memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.















