Lombok Fokus|Mataram – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mataram (FKIP Unram), Senin (29/8/2022), menggelar Studium General atau Kuliah Umum di Gedung Dome Kampus Inovatif dan Berdaya Saing Unram. Dalam Studium General tersebut, FKIP Unram mendatangkan dua profesor (guru besar) intenasional dari SEAMEO CECCEP.
Untuk diketahui, Studium General bertajuk “Education Reform in the Revolutionary Era 4.0 (Reformasi Pendidikan di Era Revolusi 4.0)” itu, merupakan bentuk kerjasama Program Studi (Prodi) PGSD dan PG PAUD FKIP Unram dengan Southeast Asian Minister of Education Organization Regional Centre for Early Childhood Care Education and Parenting (SEAMEO CECCEP).
Kedua profesor dari SEAMEO CECCEP tersebut adalah Prof. Hiroyuki Miyake dari The University of Kitakyushu, Jepang, dengan materi “Implementation of SDGs in Environmental Education” dan Prof. Marek Tesar, Ph.D. dari Aucland University, New Zealand dengan materi “Early Childhood Education in Aotearoa New Zealand: Opportunities and Challenges“. Tampak hadir pula Direktur SEAMEO CECCEP Prof. Vina Adriany, M.Ed., Ph.D.
Dekan FKIP Unram Prof. Dr. A. Wahab Jufri, M.Sc.dalam sambutannya mengungkapkan, segala sesuatu di alam semesta terus mengalami perubahan dengan cepat, dimana ke saat ini telah memasuki era revolusi industri 4.0.
“Jadi kita harus mempersiapkan diri untuk menghadapi itu dan kami ingin mendorong kalian (mahasiswa, red), untuk memperhatikan informasi, gagasan-gagasan dan juga tangkapan pola pikir kedua profesor tamu kita dari negara-negara maju,” ungkapnya.
Dekaan FKIP Unram sapaan Prof. Wahab itu berharap ke depan hasil kuliah umum itu dapat diimplementasikan.
Sementara Wakil Rektor I Bidang Akademik Agusdin, S.E., M.B.A., D.B.A. yang membuka studium general FKIP, dalam sambutannya menyampaikan keinginan berkolaborasi, dengan universitas asal kedua profesor yang menjadi narasumber.
“Sesuai dengan visi Universitas Mataram, untuk menjadi universitas berbasis riset dan berdaya saing internasional di tahun 202, saya mengharapkan kesediaan dari Prof. Hiroyuki Miyake dan Prof. Marek Tesar, Ph.D., untuk membantu Unram dan bersedia menjadi Adjunct Professor (guru besar dari mitra luar negeri, red),” pinta Agusdin.
“Untuk menghubungkan kerjasama antara Unram dengan Kitakyushu University dan Auckland University,” imbuhnya.
Diinformasikan, studium general yang digelar FKIP Unram yang diikuti tidak kurang dari 500 mahasiswa FKIP itu, merupakan rangkaian Konferensi Internasional ACECCEP yang dilaksanakan selama tiga hari, 30 Agustus 2022 hingga 1 September 2022. (red)


