Penulis; Ayu hardiani
Lombok fokus |Pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting dan tidak boleh diabaikan dalam kehidupan sehari- hari. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan fenomena yang terjadi saat ini yaitu dengan pendidikan manusia mampu mengangkat martabat dirinya menuju kepada peradaban budaya dan pola pikir yang lebih maju, dinamis dan ilmiah. Bukan hanya itu, melalui pendidikan, akhlak manusia dapat terbentuk dalam kehidupan sehari-hari. Akhlak merupakan hal yang sangat penting dalam bertingkah laku. Dengan akhlak yang baik seseorang tidak akan terpengaruh pada hal-hal yang memberikan dampak negatif dalam kehidupan.
Akidah akhlak merupakan salah satu materi pendidikan agama Islam. Pendidikan Akidah akhlak sebagai bagian integral dari pendidikan agama, bukan satu satunya faktor yang menentukan dalam membentuk watak dan kepribadian anak tetapi secara substansial mata pelajaran akidah akhlak memiliki kontribusi dalam memberikan motivasi pada anak untuk mempraktikkan dalam kehidupan sehari-hari nilai keagamaan (tauhid) dan akhlakul karimah. Komponen pertama yang berpengaruh penting dalam kehidupan sehari-hari anak yaitu akhlak orang tua. Sebagai orang tua harus dapat bertanggung jawab atas kemajuan dan pertumbuhan jasmani, rohani dan kecerdasannya. Dalam hal ini, orang tua sebaiknya mengasuh, membimbing, dan mendidik anak agar dapat terhindar dari kerusakan jasmani dan rohani serta dapat membentuk akhlak baik pada anak. Dalam materi akidah akhlak telah dijelaskan mengenai dasar-dasar keimanan terhadap Allah dan nilai-nilai tauhid lainnya. Selain itu, dalam materi akidah akhlak juga dikaji dan dijelaskan tentang konsep akhlak serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Pembahasan mengenai akidah dan akhlak menjadi penting karena berperan besar bagi anak-anak Madrasah Ibtidaiyah (MI) agar memiliki pengetahuan dan pemahaman yang utuh atas keimanan. Berdasarkan materi tersebut, anak-anak juga mampu mewujudkan nilai-nilai keimanannya dalam kehidupan sehari-hari yang nyata di masyarakat dalam bentuk akhlak yang baik. hal tersebut menjadi salah satu keharusan pendidikan akidah akhlak dimana ber tujuan untuk memadukan antara konsep dan implementasi hablumminallah dan hablumminannas dengan baik dan seimbang.
Pada mata pelajaran akidah akhlak di Madrasah Ibtidaiyah (MI) mempunyai peran yang sangat penting dalam mengembangkan kesadaran agama. Hal ini karena proses pembelajaran lebih mengedepankan internalisasi nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari yang terdapat dalam setiap materi-materi yang diajarkan. Nilai-nilai akhlak yang ada pada siswa memang sudah mendalam, akan tetapi hanya berdampak pada keberhasilan pengetahuan atau proses pembelajarannya saja. Maka perlu diadakan kegiatan keagamaan, budaya, pembinaan dan pengawasan pembiasaan perilaku positif siswa dan masyarakat sekolah. Program-program sekolah yang dijadikan sebagai suatu budaya positif merupakan langkah dalam mengembangkan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari atau menuju pendidikan yang berkarakter.
Merosotnya pendidikan akhlak dan moral disebabkan oleh pengaruh globalisasi yang penuh dengan kebebasan dan melahirkan kemajuan dari sisi kecanggihan ilmu pengetahuan dan teknologi. Globalisasi berdampak pada pergeseran nilai yang mempengaruhi tatanan nilai kehidupan dalam jiwa anak. Oleh karena itu, apabila anak didik tidak dibekali dengan ajaran agama yang kuat berakibat fatal terhadap kematangan jiwa dan mental dalam mengambil keputusan di kemudian hari. Pengembangan pendidikan moral tidak hanya di lingkungan sekolah semata, tetapi juga harus sinergis dengan pembinaan yang ada di lingkungan keluarga sebagai pendidikan pertama yang memilki peranan signifikan bagi pembentukan kepribadian anak. Pendidikan tidak semata-mata berperan penting dalam mentransfer ilmu pengetahuan kepada anak didik, tetapi juga mentransfer nilai-nilai moral dan nilai-nilai kemanusiaan.


