![]() |
| Peremuan mahasiswa desa banyu urip |
Diskusi tersebut dihadiri oleh tiga puluhan lebih mahasiswa dari berbagai dusun. “Desa Banyu Urip merupakan desa yang sangat potensial serta memiliki sumber daya manusia yang unggul, namun tidak mampu dimanfaatkan secara maksimal untuk mewujudkan desa yang maju. Selain kurangnya sinergitas antara pemerintah dengan masyarakat khususnya pemuda, juga disebabkan kurangnya persatuan antar pemuda. Selama ini, kita lihat organisiasi otonom kepemudaan tidak eksis dalam mengawal perkembangan desa. Adanya organisasi kemahasiswaan ini diharapkan mampu menjadi wadah untuk mendorong perkembangan Desa Banyu Urip agar menjadi desa yang maju”. Ujar Eka salah satu mahasiswa Desa Banyu Urip.
Pada tanggal 27 agustus 2020 lalu para mahasiswa pernah mengadakan pertemuaan untuk membahas hal yang sama, namun belum mendapatkan kesepakatan bersama, sehingga mengadakan pertemuan diskusi ke dua untuk merampungkan pembentukan perkumpulan mahasiswa di desa banyu urip, kecamatan praya barat, lombok tengah.
Menurut Supardi alias cupenk,”tujuan utama pembentukan organisasi kemahasiswaan ini yaitu sebagai wadah pertukaran informasi terkait dunia pendidikan. Karena pengelaman banyak teman-teman yang setelah lulus SMA bingung mau kuliah di mana dan kekurangan informasi. Sehingga adanya organisasi ini diharapkan mampu memberikan informasi terkait dunia perkuliahan bagi teman-teman pemuda Banyu Urip yang ingin melanjutkan perkuliahan”, ungkapnya.



