Scroll untuk baca artikel

Peduli Pilkada 2024, SMSI NTB Gelar Pelatihan Jurnalistik

×

Peduli Pilkada 2024, SMSI NTB Gelar Pelatihan Jurnalistik

Share this article
Kadis Kominfotik NTB (di podium), Ketua SMSI dan Ketua PWI NTB

Lombok Fokus|Mataram – Guna mendukung proses demokrasi yang sehat dan transparan pada Pilkada 2024, Sabtu (21/9/2024), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) NTB menggelar Pelatihan Jurnalistik di Hotel Lombok Plaza. Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) NTB, serta Ketua PWI NTB, Nasruddin, yang turut memberikan materi penting mengenai peran pers dalam Pemilihan Kepala Daerah.

Dalam paparannya, Kadis Kominfotik NTB Dr. Najamuddin Amy menekankan jika pers memiliki peran vital sebagai salah satu pilar utama demokrasi. Media, katanya, berfungsi sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam menyampaikan informasi terkait proses Pilkada.

IKLAN
Example 120x600

“Pers harus mampu menyajikan berita yang akurat, berimbang dan netral, sehingga dapat memberikan manfaat besar bagi publik serta para pemangku kepentingan Pilkada,” jelas Najamuddin.

Menurutnya, pelatihan jurnalistik tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme dan integritas jurnalis.

“Sehingga mereka dapat berkontribusi lebih baik, dalam menjaga transparansi informasi selama Pilkada berlangsung,” ujarnya.

Sementara Ketua SMSI NTB, HM. Abdus Syukur, turut memberikan pandangannya mengenai tantangan yang dihadapi media di era digital saat ini. Menurutnya, media siber berperan ganda, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pembentuk opini publik yang bertanggung jawab.

“Jurnalis harus mampu menghadapi tantangan dari sisi teknologi, etika jurnalistik, dan dinamika sosial yang terus berkembang,” tegasnya.

Ketua SMSI NTB menambahkan jika wartawan harus tetap berpegang pada nilai-nilai kebenaran dan objektivitas, terutama di tengah maraknya berita hoaks.

“Dengan integritas yang kuat, media diharapkan mampu menjaga kualitas pemberitaan yang dapat dipercaya oleh masyarakat,” katanya.

Pria kelahiran Desa Ranggagata itu juga menekankan pentingnya kolaborasi antara para praktisi media, dalam membangun ekosistem pers yang sehat dan kredibel.

“Dengan komitmen yang kuat, pers diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata, bagi pembangunan demokrasi di Indonesia,” tandasnya.

Selain itu, lanjutnya, pelatihan itu juga memperkuat sinergi antara Diskominfotik NTB dan media, dalam membangun kemitraan yang profesional dan responsif.

“Para jurnalis yang mengikuti pelatihan ini, dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam tugas sehari-hari, sehingga menjadi insan pers yang lebih profesional dan berintegritas,” ucapnya.

Pada kesempatannya, Ketua PWI NTB, Nasruddin, yang menyampaikan materi tentang independensi pers dalam Pilkada, menegaskan jika peran pers sangat penting, dalam menjaga demokrasi yang sehat selama proses Pilkada.

“Pers harus independen dan objektif, memberikan informasi yang berimbang, untuk membantu masyarakat membuat keputusan yang tepat dalam memilih pemimpin mereka,” beber Nasruddin.

Ia juga menekankan pentingnya peran pers dalam menjalankan fungsi pengawasan, penyediaan informasi dan pendidikan politik bagi masyarakat selama Pilkada berlangsung.

Dengan adanya pelatihan ini, SMSI NTB berharap pers di NTB dapat terus berperan aktif, dalam menjaga transparansi dan integritas selama proses Pilkada 2024, sehingga demokrasi dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.(djr)

Foto bersama usai acara pembukaan Pelatihan Jurnalistik SMSI NTB
Example 120x600
Example 120x600