Scroll untuk baca artikel

Kopri Sebagai Kartini Diantara Perempuan Masa Kini

×

Kopri Sebagai Kartini Diantara Perempuan Masa Kini

Share this article

Ikuti Kami di Google News

Dapatkan berita terbaru, tercepat, dan terpercaya dari Lombok Fokus langsung melalui Google News.

Baca di Google News
Baiq Siti Nuriyam kader PMII Mataram
(Wartawan Radar Mandalika)
LOTENG- 21 April ditetapkan sebagai peringatan Hari Kartini. Lahirnya pahlawan nasional Raden Ajeng Kartini diperingati sebagai momen emansipasi dan berdayanya kaum perempuan.
Memperingati Hari Kartini serta merayakan emansipasi, kekuatan, dan kemampuan perempuan yang tak perlu diragukan lagi. Meski tidak menjabarkan keseluruhannya, namun para eksekutif perempuan ini bisa menjadi inspirasi bagi kaum perempuan terutama untuk kaum Korps PMII Putri (Kopri) pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia untuk maju dan berkarier lebih tinggi.

IKLAN
Example 120x600
Puluhan kader kopri yang sudah berprestasi menjulang tinggi baik di bidang akademik, dunia politik, pendidikan sosial dan budaya dianataranya seperti Hj. Wartiah menjabat sebagai anggota DPR RI, Dr. Baiq Muliyanah menjabat sebagai Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Nusa Tenggara Barat, Hj. Nurul Yaqin menjabat sebagai WR III Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram dan masih banyak kader perempuan yang terus eksis menebarkan semangat juang  bagi kaum perempuan.
Jika perempuan diartikan hanya sebatas di kasur, sumur dan dapur maka matilah pergerakan kaum perempuan. Untuk itu semua perempuan harus dituntut untuk terus bergerak, tidak hanya menjadi perempuan yang eksis tetapi juga berdedikasi dan berkontribusi pada negeri. Pelopor kebangkitan perempuan Indonesia harus tetap optimis dalam menghadapi dan menjalani tantangan, menjadi perempuan yang aktif dan progresif yang selalu mencari pengetahuan dan memperluas wawasan serta memperbanyak peran dan menciptakan karya yang berkesan dan senang berdiskusi dimana-mana.
Jangan menjadi perempuan baperan yang anti toleran, tetapi jadilah perempuan yang mencintai perbedaan, menghargai keberagaman dan menerima perdamaian.
Jangan pernah menyerah jika kalian masih ingin mencoba. Dan jangan biarkan penyesalan datang karena kamu sedikit lagi untuk menang.

Sebagai penutup, saya mengucapakan selamat hari Kartini kepada seluruh wanita di Indonesia. Raden Adjeng Kartini merupakan pelopor kebangkitan kaum perempuan. Jadilah perempuan cerdas dan berkarakter sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap masyarakat Indonesia untuk melindungi dan menyelamatkan generasi penerus bangsa dari hal-hal yang merusak karakter maupun moral Pancasila.

Penulis: Baiq Siti Nuriyam

www.lombokfokus.com
Example 120x600
Example 120x600