LOTENG, Lombok Fokus| Keberangkatan santri Salafiyah Safi’iyah Sukerejo, Sitobondo resmi diberangkatkan hari ini Minggu, (14/06/20) yang di lepas di empat titik di wilayah Nusa Tenggara Barat.
Pemberangkatan ini merupakan pelaksanaan dari surat maklumat yang di keluarkan oleh Pimpinan Pondok Pesantren yang sifatnya mengikat dan wajib di laksanakan oleh seluruh santri yang mengenyam pendidikan di Pondok Santren tersebut.
Namun, pemberangkatan kali di khususkan untuk Madrasah Aliyah, Tahfidzul Qur’an, mah’had Ali, madrasah I’dadiya dan umana (Kepala-kepala kamar/asrama). Hal ini disampaiakan oleh Lalu Yogi Mandala Putra, Ketua rombongan Baja (Balik Jama’ah) santri saat di wawancarai di salah satu titik lokasi pemberangkatan (Masjid Agung Praya Lombok Tengah).
“Untuk pemberangkatan kali ini dilihat dari beberapa kriteria seperti jenjang pendidikan dan yang lainnya. Para santri pertama yang di berangkatkan yaitu jenjang Madrasah Aliyah, Tahfidzul Qur’an, mah’had Ali, madrasah I’dadiya dan ada juga dari umana Pesantren, seperti Kepala kamar, dan wakil kepala kamar, hal ini disebabkan karena kondisi yg belum normal akibat wabah virus corona”, jelasnya.
Santri yang akrab disapa Yogi tersebut, juga menjelaskan, bahwa keberangkatan tahap pertama ini akan dilaksanakan oleh seluruh Santri se-NTB. Akan tetapi, semua wilayah di tunda kecuali keberangkatan Santri dari Lombok Tengah.
“Untuk tahap pertama ini seharusnya seluruh Santri se-NTB di berangkatkan, akan tetapi mengingat adanya kapal yang tenggelam masih belum di evakuasi di Pelabuhan Padang Bae Bali, maka semua keberangkatan di tunda kecuali Santri yang berasal dari Lombok Tengah, mengingat kapal laut yang di gunakan hanya memiliki kapasitas dengan muatan dua bis.”, tambahnya.
TGH. Ibnu Kholil, S.Ag, M.Pd. (Alumni sekaligus penanggung jawab keberangkatan) menjelaskan bahwa keberangkatan kali ini merupakan perintah dari Para Guru kami yang ada di Pondok, sehingga kami hanya bisa sami’na wa atho’na.
“Walaupun situasi dan kondisi masih kurang mendukung, tetapi ini permintaan dari Para guru dan kami harus sami’na wa atho’na”.
TGH. Ibnu Kholil yang juga sekaligus sebagai DPD RI Dapil NTB mengucapkan rasa terimakasihnya kepada semua pihak yang telah turut membantu proses keberangkatan Santri, khususnya kepada PemProv NTB, PemKab Loteng, Lotim, Lobar, dan Mataram, serta Dinas-dinas terkait.
“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang ikut andil dalam pemberangkatan Santri kali ini, khususnya PemProv, Pemda Loteng, Lobar, Lotim, dan Mataram dan dinas terkait yang bersedia turun untuk membantu keberangkatan Santri dan telah menggratiskan untuk dilakukan rapid tes kepada seluruh santri, serta kepada Dinas Perhubungan yang telah bersedia mengawal keberangkatan santri mulai dari Pelabuhan Lembar sampai ke Pondok.
“Kami berharap untuk keberangkatan tahap awal ini dilancarkan oleh Allah SWT dan dihindarkan dari segala kendala-kendala yang tidak kita inginkan, sehingga para santri bisa sampai di tujuan dengan selamat ke Pondok serta berharap wabah ini segera di angkat.”, tutupnya. “. (YS)
www.lombokfokus.com


