Lombok Tengah | Lombok Fokus – Kebakaran melanda Masjid Agung Praya, Lombok Tengah, pada Kamis (13/2/2025) dini hari sekitar pukul 03.30 WITA. Api diduga berasal dari konsleting listrik, yang dipicu oleh genangan air di plafon akibat kebocoran kubah masjid.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Lombok Tengah, Supardan, mengungkapkan bahwa api pertama kali terlihat setelah marbot masjid menyalakan lampu.
“Begitu lampu dinyalakan, terdengar ledakan dan langsung terbakar. Plafon sudah terbakar semua,” ujarnya kepada wartawan.
Mendapat laporan kejadian, Damkartan Lombok Tengah segera menerjunkan tiga unit mobil pemadam ke lokasi. Proses pemadaman berlangsung cepat, hanya sekitar 30 menit, sehingga kebakaran tidak meluas ke seluruh bangunan masjid.
Meski api berhasil dipadamkan, kondisi masjid kini mengkhawatirkan. Plafon yang terbakar berisiko roboh, terutama saat hujan karena masih ada sisa kebocoran di bagian kubah.
“Alhamdulillah masih bisa digunakan untuk salat, tapi kalau hujan plafon bisa jatuh,” tambah Supardan.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 500 juta.


