Lombok Barat – Kondisi jalan penghubung antara Lombok Barat dengan Lombok Tengah sangat memprihatinkan terlebih statusnya merupakan perbatasan yang menjadi suatu hal yang wajar di jadikan perbaikan secara prioritas tepatnya berada di Tanak Beak kecamatan Narmada Lombok Barat. 16/12/2021
kepala Desa Tanak Beak mengakui dan membenarkan bahwa Kondisi jalan yang sudah rusak ini banyak warga yang komplain bahkan masyarakat Lombok Tengah pernah komplain dengan kondisi jalan itu, contohnya pada malam hari kami pernah dapat laporan ada 3 orang pengendara kecelakaan pada malam itu akibat jalan yang sudah tidak memadai.
“Apalagi di pinggir tebing sungai gebong tidak ada pembatas itu yang menjadi kekhawtiran kami dan itu sangat berbahaya sekali”
Pihak team survey dari PU sering mensurvey jalan tersebut dan tahu kondusinya seperti apa dan akan ada tambal sulam sementara tapi itu pun tidak memungkin kan karena pengguna jalan juga padat apalagi truck DAM yang lewat satu minggu atau 2 minggu akan rusak kembali.
Lanjut “Budiman” Memang kondisi saat ini saya rasa penggunaan arah anggaran yang sudah di tentukan sesuai Peraturan Presiden (PERPRES) nomer 104 tahun 2021 akan sangat sulit, namun kami tetap berharap kepada pemerintah daerah dan dinas PU ada rekomendasi perbaikan, itu akan sangat baik untuk kami kerjakan dan kami sangat siap.
Kita pernah lakukan tambal sulam sementara dengan cara gotong royong dengan warga, TNI, POLRI, dan dinas pertanian ikut serta dalam kegiatan tersebut dan itu sering kami lakukan karena gorong-gorongnya juga sering mampet.
Kondisi jalan memang lebih bawah dari pemukiman warga sehingga ketika hujan turun tentu secara otomatis air akan menuju jalan yang di maksud, apalagi ini kan perumahan warga juga tinggal di tanah pemda dan kami pernah sosialisasikan agar kesadaran warga ikut serta menjaganya dengan tidak membiarkan saluran air mampet dan seharusnya menjadi perhatian dan kesadaran kita bersma juga menjadi prioritas bagi Pemerintah Daerah terutama jalan itu perbatasan penghubung dengan Lombok Tengah. Ungkapnya, KADES Tanak Beak. 16/12/21
Sementara itu Hendra Harianto. S.Pd. Wakil Ketua Komisi III. DPRD Lombok Barat bidang Insfrastruktur menambahkan bahwa pihak kecamatan belum melakukan musrembang
“Kalau berbicara postur APBD Lombok Barat yang berdasarkan hasil dari rapat bahwa satu jalan per satu kecamatan untuk peningkatan perbaikan jalan, meskipun jalan yang ada di gebong tanak beak itu menjadi tujuan peningkatan perbaikan tentunya harus melalui musrembang kecamatan tapi sejauh ini musrembang kecamatan belum kita lihat siapa peringkat satunya yang dapat perbaikan lebih dahulu,” ungkapnya
“Sebenarnya ada juga DAK tapi DAK ini juga terbatas sifatnya dan ini juga selalu kami tekan kan kepada pemerintah Lombok Barat agar segera menuntaskan jalan penghubung antar kecamatan maupun desa,” lanjutnya
Itu memang nantinya akan menjadi prioritas kami di Komisi III bidang insfrastrktur untuk menekan pemda agar lebih memperhatikan jalan penghubung utama antar desa terlebih ini perbatasan harus di prioritaskan, Insya Allah ini akan menjadi masukan kami ke pemda agar secepatnya di respon oleh pemda Lombok Barat.
“Tapi kembali kita lihat kondisinya kemarin ketika kami rapat di badan anggaran, bahwa ada dua kendala dalam hal seperti ini pertama repufusing dan keuangan, mudah-mudahan saja jalan gebong ini masuk dalam kategori musrembang nanti,” Ungkapnya DPRD Lombok Barat ini. (Red)


