Lombok Fokus|Lotara – Open Turnamen Danny Cup 2024 akhirnya menelurkan pemenang. Dalam laga final yang mempertemukan Karla Fc Karang Langu menantang Porkab Fc Karang Bedil, pemenang harus ditentukan melalui adu penalti. Gelaran pertandingan yang berlangsung di Lapangan Sokong Kecamatan Tanjung, Sabtu (24/08/2024), dihadiri langsung Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto Ridawan.
Ketua Asosiasi Kabupaten (ASKAB) PSSI Lombok Utara Raden Nuna Abriadi, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap penyelenggaraan turnamen ini. Ia memberikan penghormatan yang tinggi kepada Danny Karter Febrianto Ridawan, sosok yang menjadi inisiator sekaligus penyokong utama turnamen. Menurutnya, Danny memiliki kontribusi besar terhadap perkembangan sepak bola di Lombok Utara.
“Kita berharap bahwa Danny Karter Ridawan bisa terus memberikan kontribusinya bagi perkembangan sepak bola di Kabupaten Lombok Utara,” ujarnya.
Dikatakan, turnamen yang berlangsung selama tiga bulan itu berjalan lancar dan sukses. Sapaan Raden Una yang juga Dewan Udayana itu, juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini.
“Ini adalah bagian dari olahraga, kalah menang sudah biasa, yang penting bagaimana kita semua bersatu, untuk tetap kompak dan menjunjung tinggi sportifitas,” katanya.
Sementara itu, Danny dalam pidatonya mengapresiasi kerja keras panitia, yang telah berjuang selama tiga bulan, untuk memastikan kegiatan ini berjalan dengan aman. Ia juga memberikan selamat kepada Karla Fc Karang Langu yang keluar sebagai juara, pun Porkab Fc Karang Bedil sebagai runner-up.
“Selamat kepada pemenang, namun yang terpenting adalah nilai-nilai yang harus terus kita jaga. Semoga kedepannya menjadi pelajaran bagi kita semua,” pesannya.
Dengan suksesnya penyelenggaraan turnamen, diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang terus mendukung perkembangan sepak bola di Lombok Utara. Partisipasi dan antusiasme masyarakat terhadap sepak bola, semakin menunjukkan tempat yang istimewa di hati masyarakat Gumi Tioq Tata Tunaq.
“Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momen hiburan, kebersamaan dan persaudaraan di antara warga Kabupaten Lombok Utara,” pungkas Danny.(iko)


