Lombok Tengah | Lombok Fokus – Khoirul Ihwan (14), santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Hikmah Al-Zikri, Desa Pringgarata, Lombok Tengah, yang hanyut terseret arus sungai saat mandi, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban ditemukan oleh tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan masyarakat setempat pada Selasa (11/2/2025) sekitar pukul 23.30 WITA. Jasadnya ditemukan di aliran sungai bawah pekuburan umum Desa Sisik, Kecamatan Pringgarata, sekitar 8 kilometer dari lokasi awal ia tenggelam.
Kasi Humas Polres Lombok Tengah, Iptu Lalu Brata Kusnadi, membenarkan kabar tersebut. “Nggih (iya) benar sudah ditemukan,” katanya kepada Lombok Fokus, Rabu (12/2/2025).
Setelah ditemukan, jenazah Khoirul langsung dievakuasi menggunakan ambulans desa menuju rumahnya di Dusun Wates, Desa Pringgarata. Pihak keluarga berencana memakamkan korban hari ini di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pringgarata.
Peristiwa tragis ini bermula ketika Khoirul bersama dua rekannya, Nauval Arapi dan Zaenabil Apriadi, pergi ke sungai yang tak jauh dari Ponpes Darul Hikmah Al-Zikri pada Selasa siang sekitar pukul 13.00 WITA. Salah satu temannya, Salmi, sempat melarangnya untuk mandi karena arus sungai yang deras. Namun, peringatan itu tidak dihiraukan.
Tak lama setelah masuk ke sungai, Khoirul terseret arus. Dua temannya sempat berusaha menolong, tetapi tidak berhasil. Kejadian ini pun langsung dilaporkan, sehingga pencarian dilakukan oleh tim gabungan hingga akhirnya korban ditemukan pada malam harinya.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama saat debit air tinggi dan arus deras. Pihak berwenang mengimbau agar para santri dan warga tidak mandi di sungai tanpa pengawasan serta mempertimbangkan faktor keselamatan.


