Kapolda NTB, Irjen Pol. H. Muhammad Iqbal, memberikan sambutan yang penuh humanis dan mengungkapan kebanggan bisa bertemu dengan para alumni dan santri Nurul Hakim Kediri.
“Karman ini sahabat saya sejak di Surabaya di Jakarta saya landing menjadi Kapolda di Lombok di NTB saya sampaikan adinda tolong bantu saya untuk menyapa semua elemen masyarakat terima kasih banyak saya sebenarnya saya baru nyampe dari Jakarta ya alhamdulillah saya nyampe di sini walaupun sedikit lambat,” ungkanya mengenalkan alumni terbaik Ponpes Nurul Hakim Kediri.
Ia mengatakan bahwa ilmu nomor satu itulah Agama,
“ saya kira pondok pesantren ini paling mulia tadi kalau saya lihat diksi semua yang hadir baik yang disampaikan oleh ketua ikatan keluarga alumni pak Samsudin sirah dan MC bahwa bukan hanya bergerak di bidang agama pengajian dan lain-lain santri tetapi juga bergerak di bidang di sini sepertinya ada wawasan beragam tetapi pandangan saya saya yang sudah bintang 2 ternyata ilmu agama itu yang paling penting ilmu agama yang paling penting saya salah dulu saya tidak mau masuk pondok pesantren ya betul kadang-kadang saya bahasa Jawanya merebus mile nih agak terharu kalau melihat banyak bhabinkamtibmas atau katakanlah teman-teman saya yang di desa-desa menjadi khotib dan lain-lain mereka sangat berwawasan sangat fasih membaca Alquran sedangkan kami yang di atas atas ini wawasannya beragam ideologi politik sosial budaya geopolitik geostrategi tetapi ilmu agamanya ya menengah ke bawah jadi sudah benar apa yang disampaikan apa yang dilakukan di pondok pesantren ini dan saya dalam pandangan saya tadi bawa ilmu agama agama nomor satu karena nanti salah kita akan kembali yang ditanya apa amalmu makan apa-apa pangkatmu apa kabarmu bagaimana aqidahmu dengan demikian halalbihalal ini merupakan silaturahim gak bisa disampaikan “ pungkasnya.


