Mataram – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Sandubaya bersama GP Ansor Kota Mataram sukses melaksanakan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) sebagai upaya penguatan kader dan konsolidasi organisasi. Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren Nurul Islam Sekarbela dan diikuti oleh 35 peserta dari berbagai ranting.
PKD mengusung tema “Konsolidasi Organisasi untuk Ansor Masa Depan”, yang menegaskan komitmen GP Ansor dalam menyiapkan kader muda yang berintegritas, militan, serta memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.
Ketua Panitia PKD, Fathul Hadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tahapan kaderisasi formal yang sangat penting bagi keberlangsungan organisasi. Menurutnya, PKD tidak hanya menjadi proses pendidikan, tetapi juga wadah pembentukan karakter, loyalitas, dan kepemimpinan kader Ansor.
“PKD bukan sekadar pelatihan, melainkan ruang pembinaan ideologi, penguatan komitmen organisasi, dan kesiapan kader untuk berkhidmat,” ujarnya.
Ketua PAC GP Ansor Sekarbela, M. Dodi Alfiansyah, menegaskan bahwa kaderisasi merupakan jantung organisasi. Ia menyatakan bahwa Ansor harus terus melahirkan kader-kader yang siap mengabdi kepada umat, bangsa, dan Nahdlatul Ulama.
Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kota Mataram, Selamet Subroto, menilai PKD sebagai fondasi awal dalam mencetak pemimpin masa depan. Ia menekankan pentingnya kapasitas, integritas, serta visi kebangsaan dalam diri setiap kader Ansor.
“Ansor ke depan membutuhkan kader yang tidak hanya aktif secara struktural, tetapi juga memiliki kualitas kepemimpinan dan kepekaan sosial,” katanya.
Ketua PW GP Ansor NTB, Dr. Irpan Suriadiata, dalam arahannya menekankan pentingnya konsolidasi organisasi di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Ia mengajak seluruh kader untuk menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja), memperkuat soliditas organisasi, serta menjadikan Ansor sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Melalui pelatihan ini, GP Ansor berharap dapat melahirkan kader-kader yang siap berkhidmat, memperkuat struktur organisasi, serta mampu menjawab tantangan sosial, keumatan, dan kebangsaan di masa mendatang.






