Verification: 27a3a887773ff714
banner 120x600
banner 120x600

Fenomena Pacaran Jarak Jauh Dapat Mengganggu Tinjauan Psikologi Sosial

Fenomena Pacaran Jarak Jauh Dapat Mengganggu Tinjauan Psikologi Sosial
Sabolah
Penulis : Nurul Fajri Assakinah

Pacaran adalah kata-kata yang sering di dengar pada zaman ini, kata pacaran bukan hanya di kalangan remaja, di kalangan anak-anak pun sudah menjadi tren yang lumrah. Factor utama dari pacaran adalah bnyaknya film-film di stasiun televisi yang tidak pantas di tonton oleh anak-anak, serta pengaruh media sosial yang sangat di sayangkan jika isinya tentang perilaku pacaran. Fenomena saat ini adanya istilah pacaran jarak jauh yang sering mengganggu kehidupan sosial seseorang, Terlebih pada remaja.

 

BANK NTB Syariah

Salah satu kebutuhan manusia yang sangat dominan adalah kebutuhan fisiologis manusia termasuk dalam kebutuhan mencintai, memberi, dan menerima perhatian dari orang lain. Cara untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah dengan membangun hubungan sosial dengan lingkungan sekitar mereka termasuk interaksi dengan lawan jenis.

 

Salah satu bentuk hubungan sosial antar manusia adalah sebuah hubungan yang lebih dekat antara satu manusia dengan manusia lainnya atau biasa disebut dengan Intimacy, maksudnya adalah perasaan seseorang yang mengarah pada adanya sebuah kedekatan di antara pasangan yang saling berinteraksi, menyatakan pikiran, perasaan dan tindakan yang terdalam kapada lawan jenis.

 

Hubungan yang lebih dekat daripada sebuah pertemanan antara pria dan wanita dimana hubungan ini yang dalam bahasa anak muda saat ini dinamakan pacaran. Hubungan pacaran merupakan realisasi dari rasa suka, rasa nyaman, dan rasa saling sayang, yang kemudian ditindak lanjuti menjadi sebuah komitmen, yaitu berpacaran.

 

Manusia sebagai makhluk sosial yang tidak dapat dipungkiri bahwa setiap manusia membutuhkan bantuan orang lain baik dalam berteman, bersahabat, maupun berpacaran. Dalam masa dewasa seseorang merupakan tahap kedewasaan dalam kehidupan individu dan tahap penyesuaian diri terhadap pola-pola kehidupan baru.

READ  Gapai Kesuksesan Dengan Berakhlak Mulia

 

Pada masa dewasa awal individu akan mulai menyadari gendernya, yang di mana jenis permainan dan perilaku mulai berkembang seiring dengan kemampuan individu untuk mengidentifikasi dirinya sebagai laki-laki atau perempuan. Pada masa dewasa akhir biasanya individu lebih toleran terhadap peran gender sebagai wanita dan laki-laki, yang akan terus berlangsung selama rentang kehidupan, pada saat individu akan melalui masa perpindahan dalam hidupnya seperti mulai memiliki pasangan kekasih dan melangkah ke jenjang perkawinan.

 

Pacaran jarak jauh memiliki banyak resiko dari pada pacaran yang masih bisa saling bertemu baik dari faktor lingkungan dan faktor jarak dalam melakukan pacaran yang lebih serius. Seseorang yang pacaran jarak jauh akan merasakan rasa kegelisahan tersendri ketika sudah berkomitmen terhadap pacarnya. Baik dalam rasa kecewaan yang dimana komitmen mereka untuk dipersatukan hacur sekejap, baik yang laki- laki dan perempuan. Faktornya juga Ketika mereka tidak di restui oleh kedua orang tuanya serta kerabatnya baik yang mahasiswa peria ataupun wanita, dan walaupun tidak semuannya yang menyebabkan rasa kekecewaan pada mahasiswa.

 

Pacaran jarak jauh memiliki banyak resiko dari pada pacaran satu pulau baik dari faktor lingkungan dan faktor jarak dalam melakukan pacaran yang lebih serius. seseorang yang pacaran beda pulau akan merasakan rasa kegelisahan tersendri ketika sudah berkomitmen terhadap pacarnya. Hubungan pacaran dalam islam tentunya tidak di perbolehkan, karena sangat bertentangan dengan pacaran “bebas” yang akhir-akhir ini kita saksikan di tengah- tengah mahasiswa yang terpengaruh budaya barat. Jadi, tidak ada istilah pacaran dalam Islam, sehingga perbuatan itu dipandang sebagai perzinaan terselubung. Karena dari aktivitas pacaran akan menimbulkan zina hati, zina kaki, zina tangan, zina mata dan lain sebagainya dalam upaya mendekati zina. Parahnya lagi sampai melakukan zina sebagai aktivitas wajib dan rutin layaknya pasangan suami istri.

READ  Persaingan Antara Pasar Tradisional dengan E-commerce Dimasa Pandemi

 

Penomena pacaran sudah tidak asing kita lihat, pacaran yang sudah lazim kita lihat bahkan menjadi status hubungan dua orang yang menjalin cinta kasih sayang. Mahasiwa yang pacaran beda pulau menjadikan pacaran sebagai suatu aktivitas menumpahkan rasa suka dan kasih sayang kepada lawan jenis. Pacaran jarak jauh ini merupakan hubungan yang sulit dilakukan oleh individu untuk jenjang kearah yang lebih serius.

 

Dampak sosial seseorang ketika pacaran jarak jauh adalah ketika mereka ingin bertemu namun ada beberapa factor yang tidak mendukung seperti kurangnya biaya untuk menemui pacarnya, hal ini akan berdampak pada sesesorang karena dapat menyebabkan seseorang melakukan berbagai cara untuk mewujudkan keinginanya, seperti yang laki-laki mencuri barang orang hanya untuk mendapatkan uang agar mereka bisa bertemu, bahkan bisa saja seseorang mencuri uang orang tuanya, dan membohongi orang tuanya. Hal ini tentu berdampak buruk bagi perilaku sikap seseorang terhadap orang tuanya. Sikap dan perilaku mahasiswa perantau dalam melakukan hubungan pacaran yang tidak lepas dari seberapa lama mahasiswa itu pacaran baik selaku mahasiswa dalam perantauan.

 

Mahasiswa perantau menjalani hubungan baik dengan sikap yang baik dan perilaku yang baik, tidak lepas dari tujuan tertentu baik dalam tujuan dalam menjalani hubungan pacaran yang positif serta dengan tujuan menjalani hubungan yang negatif.

Melihat fenomena saat ini yang sering terjadi pada setiap individu seseorang yang telah mencintai pacarnya dengan sangat dalam, lalu di kecewakan maka psikologi sosial seseorang akan terganggu seperti, sulit bersosialiasi, sering menyendiri, kurang percaya diri, sulit bisa percaya sama laki-laki, bahkan sebagian wanita merasa harga dirinya sudah tidak di hargai lagi karena mereka menganggap laki-laki yang di percaya sudah mengecewaknnya.

READ  TIPS-TIPS MENDIDIK AHLAK ANAK SEJAK DINI

 

Inilah fenomena-fenomena pacaran jarak jauh yang sering dialami oleh kaum remaja saat ini. Jadi apakah masih ingin pacaran jarak jauh?

Facebook

Sabolah
banner 120x600
Sabolah

Tinggalkan Balasan

Sabolah
Subscribe for notification