Lombok Timur, – DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Acara ini dihadiri sekitar 300 peserta yang antusias mengikuti pemaparan tentang pentingnya gizi seimbang bagi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan ibu.
Program MBG merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Program ini bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi masyarakat guna menekan angka stunting dan malnutrisi di Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Anggota Komisi IX DPR RI Muazzim Akbar, Ketua Komisi II DPRD Lombok Timur Baidullah, serta perwakilan Badan Gizi Nasional Imam Bachtiar F.
Komitmen Pemerintah dalam Meningkatkan Gizi Masyarakat
Dalam sambutannya, Muazzim Akbar menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto berkomitmen membangun Indonesia dari berbagai sektor, termasuk kesehatan dan gizi masyarakat.
“Presiden Prabowo sangat fokus pada pembangunan nasional yang mencakup ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga pertahanan. Program Makan Bergizi Gratis ini adalah bentuk nyata komitmen beliau untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia,” ujar Muazzim. Minggu, (9/2/25).
Sebagai anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan, dan gizi, Muazzim menekankan pentingnya gizi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.
“Gizi yang baik menjadi fondasi utama bagi generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Sayangnya, masih banyak tantangan dalam pemenuhan gizi, termasuk stunting, gizi buruk, obesitas, serta keterbatasan akses terhadap makanan bergizi,” tambahnya.
Badan Gizi Nasional (BGN) Perkuat Program Makan Bergizi Gratis
Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan lembaga non-kementerian yang bertanggung jawab terhadap pemenuhan gizi nasional. BGN mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis agar lebih efektif dan berkelanjutan.
“Saya mengapresiasi pembentukan BGN yang bertujuan memperkuat koordinasi dan integrasi program-program gizi di tingkat nasional maupun daerah,” kata Muazzim.
Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan program ini juga bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dan pemerintah daerah.
“Tugas kita tidak berhenti hanya pada peluncuran program. Sosialisasi seperti ini penting agar masyarakat memahami manfaatnya dan ikut serta dalam mendukungnya,” tegasnya.
Dukungan dan Harapan untuk Masa Depan
Muazzim Akbar yang juga merupakan anggota Fraksi PAN Dapil NTB II berharap program ini dapat menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kualitas gizi anak bangsa.
“Kepada seluruh peserta sosialisasi, saya mengajak untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Dengan perbaikan gizi, kualitas kecerdasan generasi mendatang akan semakin baik,” harapnya.
Sosialisasi ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera. Mengingat Indonesia diproyeksikan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045, program ini diharapkan menjadi pilar penting dalam mencetak generasi yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.


