Scroll untuk baca artikel

BLK Loteng Bina Mantan Napi Lewat Pelatihan dan Bantuan Alat Usaha

×

BLK Loteng Bina Mantan Napi Lewat Pelatihan dan Bantuan Alat Usaha

Share this article

 

Lombok Tengah | Lombok Fokus – UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Lombok Tengah kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mencetak sumber daya manusia yang siap bangkit dari masa lalu kelam. Kali ini, BLK bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah membina para mantan narapidana dan tersangka kasus hukum yang diselesaikan melalui pendekatan restorative justice.

IKLAN
Example 120x600

Sebanyak 11 orang eks napi dan tersangka dikirim untuk mengikuti pelatihan berbagai kejuruan di BLK. Dari jumlah tersebut, dua peserta yang dinilai paling bersemangat dan disiplin mendapat bantuan mesin las sebagai modal usaha.

“Ini bentuk nyata kontribusi kami dalam membantu mereka kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan. Kami apresiasi Kejari Loteng yang telah memberikan kepercayaan kepada BLK,” ujar Kepala UPTD BLK Loteng, Dedet Zelthauzallam.

Menurut Dedet, pelatihan ini bukan hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga menjadi momentum untuk menekan angka kejahatan, termasuk kasus narkoba, yang sering dipicu oleh tekanan ekonomi.

“Kalau mereka kembali ke masyarakat tanpa keterampilan, risikonya tinggi untuk mengulangi kesalahan. Tapi kalau mereka punya keahlian dan alat, ada harapan mereka bisa mandiri bahkan membuka lapangan kerja,” jelasnya.

Kepala Kejari Loteng, Nurintan M.N.O Sirait, menyebut latar belakang ekonomi sering kali menjadi motif utama pelanggaran hukum. Oleh karena itu, pihaknya menggandeng BLK dan Baznas Lombok Tengah untuk memberikan pelatihan sekaligus bantuan alat usaha.

“Dengan pelatihan dan bantuan ini, kami ingin mereka punya pijakan yang lebih kuat untuk menjalani hidup yang lebih baik, bukan kembali pada pelanggaran hukum,” tegas Nurintan saat menyerahkan bantuan di Kejari, Kamis (12/6/2025).

Salah satu penerima bantuan, Gifran Arwan, mengungkapkan rasa syukurnya. Ia berkomitmen memanfaatkan keterampilan dan alat tersebut untuk membuka usaha dan, jika memungkinkan, memberikan lapangan kerja bagi orang lain.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kejari, BLK, dan Baznas yang telah memberi kepercayaan dan harapan baru untuk kami,” katanya.

Sinergi antara BLK, Kejari, dan Baznas ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan keadilan yang humanis dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Example 120x600
Example 120x600