Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaHeadline

ZCorner BAZNAS Lombok Tengah Jadi Pilot Project Nasional, Dorong Mustahik Naik Kelas Menjadi Muzaki

×

ZCorner BAZNAS Lombok Tengah Jadi Pilot Project Nasional, Dorong Mustahik Naik Kelas Menjadi Muzaki

Sebarkan artikel ini

 

LOMBOK TENGAH | LOMBOK FOKUS– Mengubah penerima zakat menjadi pelaku usaha mandiri yang kelak mampu menunaikan zakat. Itulah misi besar yang dibangun melalui ZCorner BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah, sebuah program pemberdayaan ekonomi yang dipercaya menjadi pilot project BAZNAS Pusat sekaligus yang pertama dikembangkan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

IKLAN
Example 300x600

Berlokasi di sebelah timur Kantor BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah, ZCorner hadir bukan sekadar sebagai tempat berjualan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Lebih dari itu, program ini menjadi ruang pembinaan, pendampingan, dan penguatan ekonomi bagi masyarakat, khususnya mereka yang sebelumnya berstatus mustahik atau penerima zakat.

Melalui program tersebut, BAZNAS Lombok Tengah berupaya membangun pola pemberdayaan yang berkelanjutan. Mustahik tidak hanya diberikan bantuan, tetapi juga difasilitasi untuk mengembangkan usaha, meningkatkan keterampilan, memperluas pemasaran, hingga memiliki kemampuan ekonomi yang lebih mandiri.

Dengan demikian, bantuan zakat diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan sesaat, melainkan menjadi modal perubahan menuju kesejahteraan.

Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui kegiatan Literasi Digital bagi Pelaku UMKM bertema **“Go Digital, Naik Kelas! UMKM Lebih Berdaya di Era Digital”** yang digelar di ZCorner BAZNAS Lombok Tengah, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan ini diikuti pelaku UMKM binaan BAZNAS serta anggota Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Lombok Tengah. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah, TGH. Lalu Mala Sar’i, S.Ag., Lc.

Dalam sambutannya, TGH. Lalu Mala Sar’i menegaskan bahwa membangun usaha tidak cukup hanya bermodalkan keberanian untuk memulai. Pelaku UMKM juga harus memiliki konsistensi, kesabaran, ketekunan, serta kemauan untuk terus berinovasi.

Menurutnya, tantangan dalam menjalankan usaha merupakan bagian dari proses yang harus dihadapi. Karena itu, para pelaku UMKM diharapkan tidak mudah menyerah dan mampu menjaga keberlangsungan usaha yang telah dirintis.

“Jangan hanya semangat di awal. Usaha harus dijalankan secara konsisten, terus berinovasi, dan tidak mudah menyerah,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lombok Tengah, Iswandi Khairy Ramen, S.IP., M.Han., yang hadir sebagai narasumber, menekankan pentingnya penguasaan teknologi digital bagi pelaku UMKM di tengah perkembangan dunia usaha.

Menurutnya, kemampuan memanfaatkan platform digital menjadi salah satu faktor penting untuk memperkenalkan produk, memperluas jangkauan pemasaran, sekaligus meningkatkan daya saing usaha.

“Penting sekali kita memahami dunia digital dalam rangka promosi dan mengembangkan potensi usaha yang ingin kita bangun dan kembangkan,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pemanfaatan media sosial untuk promosi, membangun identitas usaha, meningkatkan kepercayaan konsumen, hingga pentingnya menjaga keamanan data dan transaksi digital.

Penguatan kapasitas digital ini menjadi langkah penting agar pelaku UMKM binaan tidak hanya mampu bertahan di tengah persaingan, tetapi juga memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan usahanya.

Kehadiran ZCorner sekaligus menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi berbasis zakat membutuhkan pendekatan yang lebih luas. Tidak cukup hanya menyediakan bantuan modal atau tempat berjualan, tetapi juga harus dibarengi pembinaan, peningkatan keterampilan, pendampingan, serta akses terhadap perkembangan teknologi dan pasar.

Pada akhirnya, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari berapa banyak mustahik yang menerima bantuan, tetapi juga dari seberapa banyak penerima manfaat yang mampu bangkit, mandiri, dan meningkatkan taraf hidup keluarganya.

BAZNAS Lombok Tengah pun membawa harapan besar melalui ZCorner: mereka yang hari ini menerima zakat, suatu saat dapat berdiri di atas kemampuan sendiri, bahkan bertransformasi menjadi muzaki yang turut membantu sesama.

Dari mustahik menjadi muzaki. Dari penerima bantuan menjadi pemberi manfaat. Itulah cita-cita besar pemberdayaan ekonomi yang dibangun melalui ZCorner BAZNAS Lombok Tengah.

Example 300250
Example 120x600
Example 120x600