Lombok Tengah | Lombok Fokus – Matrik Data Consulting membantah dugaan bahwa pelaksanaan Survei Kepuasan Pelanggan (SKP) PERUMDAM Air Minum Tirta Ardhia Rinjani Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2026 dimanfaatkan untuk kepentingan politik.
Direktur Matrik Data Consulting Ahmad Saripudin Nur mengatakan survei yang dilaksanakan pada 15–20 Juni 2026 itu murni bertujuan mengukur tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan PERUMDAM sebagai bahan evaluasi dan penyusunan rekomendasi peningkatan kualitas layanan.
“Survei Kepuasan Pelanggan merupakan kegiatan yang dilaksanakan berdasarkan kerja sama antara PERUMDAM Air Minum Tirta Ardhia Rinjani Kabupaten Lombok Tengah dengan Matrik Data Consulting sebagai lembaga independen. Tujuannya untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan terhadap kualitas pelayanan air minum,” kata Ahmad dalam keterangan tertulis yang diterima di Praya, Jumat.
Ia menegaskan, selama pelaksanaan survei tidak ada instruksi maupun kebijakan dari Direksi PERUMDAM ataupun Matrik Data Consulting kepada enumerator untuk mengarahkan responden kepada pilihan politik tertentu maupun melakukan aktivitas kampanye.
Menurut dia, instrumen survei disusun secara khusus untuk mengukur persepsi masyarakat terhadap kualitas pelayanan PERUMDAM sehingga tidak memiliki muatan politik.
Ahmad menjelaskan pelaksanaan SKP merupakan bagian dari evaluasi pelayanan publik yang memiliki dasar hukum, di antaranya Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah, Peraturan Menteri PANRB Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2007 tentang Organ dan Kepegawaian Perusahaan Daerah Air Minum, serta ketentuan internal PERUMDAM mengenai peningkatan kualitas pelayanan.
Selain melaksanakan SKP PERUMDAM, kata dia, Matrik Data Consulting juga mengerjakan penelitian lain terkait persepsi publik dan dinamika sosial kemasyarakatan. Namun, penelitian tersebut merupakan kegiatan yang berdiri sendiri dengan tujuan, metodologi, instrumen, analisis, dan pembiayaan yang berbeda sehingga tidak berkaitan dengan Survei Kepuasan Pelanggan PERUMDAM.
“Penelitian tersebut tidak dapat disimpulkan sebagai bagian dari program PERUMDAM ataupun sebagai bentuk pemanfaatan kegiatan PERUMDAM untuk kepentingan politik,” ujarnya.
Ia menambahkan Matrik Data Consulting berkomitmen menjaga independensi, objektivitas, profesionalisme, dan etika penelitian dalam setiap kegiatan survei yang dilaksanakan.
Ahmad juga menyatakan pihaknya menghormati kebebasan pers sebagai bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, ia berharap setiap informasi yang disampaikan kepada publik tetap mengedepankan prinsip keberimbangan, verifikasi, dan akurasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Kami berharap setiap informasi yang disampaikan kepada publik tetap mengedepankan prinsip keberimbangan, verifikasi, dan akurasi sehingga masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan berimbang,” katanya.


