Lombok Tengah | Lombok Fokus – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Lombok Tengah membidik empat medali emas pada cabang olahraga bulutangkis dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026 yang akan berlangsung di Kota Mataram pada 16–25 Juli 2026.
Target tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya kontingen Lombok Tengah untuk meningkatkan perolehan medali pada pesta olahraga tingkat provinsi. PBSI Lombok Tengah bahkan optimistis mampu merebut gelar juara umum cabang olahraga bulutangkis.
Ketua PBSI Kabupaten Lombok Tengah Lalu Yudhistira Praya Manggala, yang juga merupakan anggota DPRD Lombok Tengah dari Fraksi Demokrat, mengatakan pihaknya telah menyiapkan atlet melalui program pembinaan dan latihan intensif sebagai bekal menghadapi persaingan di Porprov NTB.
“Target kami adalah empat medali emas sesuai target yang diberikan KONI Lombok Tengah. Dengan persiapan yang telah dilakukan, kami optimistis para atlet mampu memberikan hasil terbaik,” kata Yudhistira , Rabu (8/7).
Pada Porprov kali ini, PBSI Lombok Tengah mengirimkan 12 atlet yang terdiri atas delapan atlet putra dan empat atlet putri.
Delapan atlet putra tersebut yakni M Rizki Wahyudi, Surya Wira Diraja, Muhammad Bilal Hamka, Hamzan Hadi Purnama, Lalu Muhammad Khairul Azzam, Lalu Satria Reno Radhitya, Ahmad Daffa Elsayar, dan Bayu Arya Jumadil Qubro.
Sementara itu, empat atlet putri yang akan memperkuat Lombok Tengah adalah Aira Azzalea Mulya, Kanaya Najwa Kurniawan, Sakira Ramadanti, dan Laili Sulistiana Dewi.
Yudhistira menjelaskan, seluruh atlet dipersiapkan untuk menghadapi tujuh nomor pertandingan yang diperlombakan, yakni beregu putra, beregu putri, tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, serta ganda campuran.
Namun demikian, komposisi atlet yang akan diturunkan pada nomor tunggal, ganda maupun ganda campuran akan ditentukan oleh tim pelatih berdasarkan strategi dan kesiapan atlet saat pertandingan berlangsung.
“Penentuan siapa yang bermain di nomor tunggal, ganda maupun ganda campuran sepenuhnya menjadi kewenangan tim pelatih. Kami percaya pelatih memiliki strategi terbaik agar peluang meraih medali semakin besar,” ujarnya.
Menurut Yudhistira, target empat medali emas bukan sekadar angka, melainkan menjadi momentum kebangkitan prestasi bulutangkis Lombok Tengah yang dalam beberapa edisi Porprov belum mampu memberikan kontribusi medali emas secara maksimal bagi daerah.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi sejarah baru bagi PBSI Lombok Tengah sekaligus membangkitkan kembali kejayaan bulutangkis di daerah.
“Saya berharap tim bulutangkis Lombok Tengah mampu mencapai target empat medali emas yang telah ditetapkan KONI Lombok Tengah. Harapan pribadi saya, tim bulutangkis Lombok Tengah juga bisa menjadi juara umum pada cabang olahraga bulutangkis di Porprov kali ini. Ini akan menjadi sejarah bagi PBSI Lombok Tengah apabila target tersebut tercapai, karena sudah sangat lama PBSI Lombok Tengah belum mampu menyumbangkan medali emas bagi Kabupaten Lombok Tengah,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Lombok Tengah untuk memberikan doa dan dukungan kepada para atlet yang akan berlaga di Mataram.
“Saya selaku Ketua PBSI Lombok Tengah memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Lombok Tengah agar target yang diberikan dapat tercapai. Semoga seluruh atlet dapat bertanding maksimal, menjaga sportivitas, dan membawa harum nama Lombok Tengah di ajang Porprov NTB 2026,” tutupnya.






